Krisis Air Bersih Melanda Desa-Desa di Trans Kelingi 2, Indria Febriansyah Soroti Tanggung Jawab Perusahaan dan Pemerintah

- Editor

Senin, 2 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musi Rawas, Kabarindonesia.co

Warga Desa Karya Sakti, Karya Mukti, Bliti Jaya, dan beberapa desa lain di kawasan Trans Kelingi 2 tengah mengalami krisis air bersih. Krisis ini mencakup kesulitan memperoleh air bersih untuk minum dan mandi. Kepala Unit Instalasi Komunal Kecil (IKK) Karya Sakti, Cek Ali, menjelaskan bahwa aliran air terhenti akibat lemahnya arus listrik di Desa Mambang yang menggerakkan mesin pompa air dari Sungai Musi. “Mesin pompa hanya bisa dioperasikan pada malam hari. Air hanya bisa dialirkan ke SP 1, sementara SP 2, SP 3, dan SP 4 tidak terlayani,” ujar Cek Ali melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Drs. Nukman M.M serahkan SK PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat

Menanggapi situasi ini, Ketua Umum Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia, Indria Febriansyah, menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas kondisi kekeringan yang melanda warga Trans Kelingi 2. “Seperti kita ketahui, desa-desa di Kecamatan Muara Kelingi ini dikelilingi oleh dua perusahaan agribisnis besar, yaitu PT PP London Sumatra Indonesia (Lonsum) dan PT Djuanda Sawit Lestari. Kebun kelapa sawit mereka membentang mengelilingi Desa Tugu Sempurna, Marga Sakti, Karya Sakti, Petran Jaya, Karya Mukti, dan Bliti Jaya,” ungkap Indria.

Indria juga menyoroti minimnya kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan besar tersebut terhadap masyarakat sekitar. “Hanya Desa Marga Sakti dan Karya Sakti yang sudah dialiri PDAM, sementara desa lainnya belum. Sangat disayangkan jika CSR dari perusahaan besar tersebut tidak sampai kepada masyarakat sekitar, sedangkan pemerintah daerah Kabupaten Musi Rawas seolah menutup mata terhadap kekeringan yang terjadi di wilayah Trans Kelingi 2 ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Pembinaan dan Pemberdayaan BUMTI, Bayana Minta Gali Potensi Tiyuh

Indria berharap perusahaan-perusahaan besar tersebut serta pemerintah daerah setempat segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi krisis air ini, sehingga masyarakat tidak terus-menerus mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

(Aris)

Berita Terkait

Jelang Pileg, Pilpres, dan Menuju Pilkada 2024, Netralitas Pj Bupati Banyuasin Dipertanyakan
Ketua Umum IWO Indonesia Terbang Langsung Dari Jakarta, Ucapkan Terimakasih Pada Polres Banyuasin
Seorang Jurnalis Banyuasin Dianiaya, Insan Pers Bangun Solidaritas
GAM Sayangkan Dugaan Mobilisasi Dukungan ASN Terhadap Pj. Bupati Banyuasin
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 September 2024 - 16:07 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Desa-Desa di Trans Kelingi 2, Indria Febriansyah Soroti Tanggung Jawab Perusahaan dan Pemerintah

Kamis, 28 Desember 2023 - 17:10 WIB

Jelang Pileg, Pilpres, dan Menuju Pilkada 2024, Netralitas Pj Bupati Banyuasin Dipertanyakan

Jumat, 22 Desember 2023 - 10:00 WIB

Ketua Umum IWO Indonesia Terbang Langsung Dari Jakarta, Ucapkan Terimakasih Pada Polres Banyuasin

Selasa, 19 Desember 2023 - 08:18 WIB

Seorang Jurnalis Banyuasin Dianiaya, Insan Pers Bangun Solidaritas

Selasa, 12 Desember 2023 - 17:48 WIB

GAM Sayangkan Dugaan Mobilisasi Dukungan ASN Terhadap Pj. Bupati Banyuasin

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin