Mahasiswa UMP Tewas Terlindas Truk, AMMUK Minta Tanggung Jawab Pemerintah 

- Editor

Minggu, 12 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu anggota AMMUK menunjukkan tuntutan mereka terkait dengan meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang akibat kecelakaan yang menimpanya. Foto: Rizky Pratama Saputra, Kabarindonesia.co

Salah satu anggota AMMUK menunjukkan tuntutan mereka terkait dengan meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang akibat kecelakaan yang menimpanya. Foto: Rizky Pratama Saputra, Kabarindonesia.co

Palembang, Kabarindonesia.co

Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Peduli Keadilan (AMMUK) meminta pertanggungjawaban dari pemerintah kota Palembang dan Provinsi Sumatra Selatan atas terjadinya kecelakaan yang menewaskan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang yang terjadi di Jalan MP Mangku Negara sekitar pukul 14.00 WIB yang disebabkan terlindas truk, Sabtu (11/05/24).

Koordinator Aksi, Avindo, mengatakan bahwa menyayangkan sopir-sopir truk yang tidak taat terhadap peraturan pemerintah yang mengakibatkan kecelakaan yang memakan korban jiwa.

“Saya sangat menyayangkan bahwa teman kami di UMP mengalami kecelakaan akibat sopir truk yang tidak taat akan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah kota Palembang yang dimana perwali nomor 26 tahun 2019 pasal 7 sudah dijelaskan bahwasanya mobil truk dilarang melintasi kota dari jam 06.00-21.00 EIB sedangkan kecelakan yang menimpah teman kami itu pukul 14:00 wib,” kata Avindo.

Baca Juga :  Bukan Polisi, Kok Sekjen PP Pelti Gunakan Mobil Pajero Berplat Dinas Polri?

Avindo menambahkan bahwa, AMMUK ingin meminta pertanggungjawaban dari pihak pemerintah baik kota Palembang maupun Provinsi Sumatra Selatan atas kecelakaan yang menimpa mahasiswa tersebut.

“Kami dari AMMUK ingin melakukan aksi pada tanggal 14 Mei 2024 di Kantor Walikota Palembang, Kantor Gubernur Sumsel, dan Polda Sumsel sebagai bentuk keinginan kami untuk meminta pertanggungjawaban atas kecelakaan yang terjadi pada teman kami dengan pemerintah,” ujar Avindo.

Avindo membeberkannya beberapa tuntutan yang akan dilakukan pada aksi tersebut :

  1. Meminta Pj Gubernur Sumatra Selatan untuk mundur dari jabatan dan atau memecat Kadishub provinsi Sumatra Selatan
  2. Mendesak Pj Gubernur Sumatra Selatan bersurat ke Mentri Perhubungan untuk mencabut izin mobil operasional angkutan barang yang diduga melangar aturan tonase dan waktu yang bukan jam untuk melintasi jalan
  3. Menuntut Pj Walikota Palembang untuk mundur dari jabatannya dan atau memecat Kadishub kota Palembang
  4. Meminta Pj Walikota untuk menegakan peraturan Walikota Palembang nomor 26 tahun 2019 tentang pengaturan rute mobil barang dalam kota Palembang
  5. Mendesak Kapolda Sumatra Selatan untuk mempidanakan sopir yang telah lalai dalam berkendara menyebabkan tewasnya teman kami inisial T mahasiswa aktif UMP.
Baca Juga :  Firdaus Abdullah Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum PERPANI Sumsel Periode 2023-2027

 

Rizky Pratama Saputra

Berita Terkait

Longsor di Durian Rambun Akses Jalan Putus
FSPI Desak Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi yang Libatkan Noer Fajriansyah Terkait Kasus Impor Gula Tom Lembong
JEB Adakan Dialog Publik Peta Jalan Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan
Pagar Restoran Gudhas di Kota Jambi Diduga Melanggar Regulasi Tata Ruang
MWCF Dikusikan Perkembangan Manuskrip Melayu
MWCF Angkat Tajuk Artificial Intelligence dan Masa Depan Sastra Indonesia
Peneliti dan Penulis Cerita Anak Nasional Meriahi MWCF 2024
Malay Writers And Cultural Festival 2024: Selayang Pandang
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 April 2025 - 15:06 WIB

Longsor di Durian Rambun Akses Jalan Putus

Rabu, 5 Februari 2025 - 19:28 WIB

FSPI Desak Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi yang Libatkan Noer Fajriansyah Terkait Kasus Impor Gula Tom Lembong

Minggu, 27 Oktober 2024 - 18:11 WIB

JEB Adakan Dialog Publik Peta Jalan Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan

Kamis, 17 Oktober 2024 - 20:56 WIB

Pagar Restoran Gudhas di Kota Jambi Diduga Melanggar Regulasi Tata Ruang

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:26 WIB

MWCF Dikusikan Perkembangan Manuskrip Melayu

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:23 WIB

MWCF Angkat Tajuk Artificial Intelligence dan Masa Depan Sastra Indonesia

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:18 WIB

Peneliti dan Penulis Cerita Anak Nasional Meriahi MWCF 2024

Kamis, 10 Oktober 2024 - 03:56 WIB

Malay Writers And Cultural Festival 2024: Selayang Pandang

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin