Pesisir Barat, Kabarindonesia.co
Menanggapi berita viral di media sosial tiktok tentang korban begal, Tekab 308 Polres Pesisir Barat (Pesibar), Polda Lampung langsung bergerak dan ternyata korban merupakan korban lakalantas.
Hal tersebut diketahui dari upaya Polres Pesibar menanggapi video viral yang di unggah di akun tiktok hayhaha68 yang menayangkan adanya pengemudi melihat seseorang tergeletak di jalan yang sepi dan ingin memberikan pertolongan, namun dia merasa was-was terhadap kemungkinan adanya modus kejahatan di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) yang berada dalam area Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dekat perbatasan Lampung-Bengkulu.
Tekab 308 Polres Pesibar langsung melakukan cek lokasi video viral yang di unggah akun tiktok hayhaha68 pada Kamis (25/04/24) kira-kira pukul 03.00 WIB.
Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra melalui Kasihumas Polres Pesisir Barat, Ipda Kasiyono membenarkan bahwa lokasi tayangan vidio viral yang di unggah Tik Tok akun hayhaha68 direkam di Jalinbar yang berada di TNBBS Lampung-Bengkulu dekat Jembatan Manulah, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat.
“Setelah dilakukan pengecekan ditemukan adanya bekas terjadinya kecelakaan sepeda motor di akibat jalan yang bergelombang dan berlubang, ditemukan pecahan dan serpihan body sepeda motor, sepasang sendal berwarna hitam, dan satu buah dalam keadaan rusak,” terang Kasiyono.
Menurut informasi dari masyarakat di sekitar perbatasan Jembatan Manula, Lampung-Bengkulu juga didapatkan bahwa benar telah terjadi kecelakaan tunggal di lokasi tersebut.
“Korban bernama Taupik Hidayat, warga Desa Tebing Rambutan, Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, Provnsi Bengkulu,” tambah Kasiyono.
Kasiyono juga menyampaikan jika kecelakaan terjadi pada Senin, 22 bulan April 2024 sekira pukul 14.00 WIB.
“Jadi tidak benar tayangan vidro viral yang di unggah TikTok akun hayhaha68 yang mengatakan dalam unggahan tersebut bahwa dia merasa was-was terhadap kemungkinan adanya modus kejahatan di Jalinbar TNBBS yang berada di perbatasan Lampung-Bengkulu,” tegas Kasiyono.
Joni Irawan






