Suka Duka Penjaga Durian Bukit Batu Seniep, Lebong

- Editor

Jumat, 5 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani durian Bukit Batu Seniep, Bambang Irawan. Foto: N. Sastro, Kabarindonesia.co

Petani durian Bukit Batu Seniep, Bambang Irawan. Foto: N. Sastro, Kabarindonesia.co

Lebong, Kabarindonesia.co

Kawasan hutan dan kebun durian Bukit Batu Seniep cukup terkenal sejak lama. Dipakai jalur rel kolonial Belanda menuju tambang emas Lebong Sulit. Sejak penetapan kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat 1996 lalu, banyak pekebun kopi, durian dan nilam yang meninggalkan kebun. Kebun-kebun tua tersebut cukup banyak ditanam berbagai jenis durian.

Dengan senter di kening selepas sahur Bambang Irawan (44), warga Lebong, pada Kamis (4/4/2024) berangkat menggunakan sepeda motor kebun dan alat angkut duriannya. Sejak remaja ia aktif menjaga durian sekitar kawasan tersebut.

Baca Juga :  Petani Porang di Desa Cilimus Kabupaten Pesawaran Bagai Makan Buah Simalakama

Tak jarang anak dan istri Bambang juga ikut membantu Bambang menunggu durian runtuh di kebun. Beberapa tetangga kadang juga turut serta bersama mereka.

“Kalau pengalaman yang pernah dialami banyaklah. Kadang bertemu dengan harimau dan suara-suara aneh dari hutan,” kata Bambang.

Baca Juga :  Kapolres Pesisir Barat Resmikan Pekon Way Nukak Jadi Kampung Tangguh Bebas Narkoba

Bambang dan petani durian lainnya tetap bersyukur walau harga durian tahun ini sangat murah berkisar Rp. 600/buah untuk ukuran besar. Bahkan harganya jauh lebih murah dibanding dari harga tahun lalu.

“Musim durian saat Ramadhan tahun 2024 ini begitu berharga bagi saya dan keluarga. Dalam sehari kami bisa menghasilkan uang 150-200 ribu perhari,” cerita Bambang.

N. Sastro

Berita Terkait

Pemerintah Tiyuh Makarti Bagikan BLT Kepada 25 KPM
Percepatan Penurunan Stunting, Pemerintah Tiyuh Margodadi Salurkan Susu dan Roti Bumil kepada 52 KPM
Pemerintah Tiyuh Sumber Rejo Realisasikan Penyaluran BLT Dana Desa 2025
Ratusan Masyarakat Desa Puding Tuntut Polda Jambi Usut Mafia Tanah
Realisasi DD Tiyuh Pulung Kencana Tubaba Tahap Satu Anggaran Tahun 2025 Selesai Dikerjakan
Pemerintah Tiyuh Margo Mulyo Salurkan Insentif Guru ngaji, Kader Posyandu dan Linmas
Pemerintah Tiyuh Mulya Kencana Salurkan BLT DD Kepada 35 KPM
Dana Desa Tahun 2024 Tiyuh Sumberejo Tahap pertama Realisasikan Untuk ketahanan pangan
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 September 2025 - 16:08 WIB

Pemerintah Tiyuh Makarti Bagikan BLT Kepada 25 KPM

Rabu, 17 September 2025 - 16:05 WIB

Percepatan Penurunan Stunting, Pemerintah Tiyuh Margodadi Salurkan Susu dan Roti Bumil kepada 52 KPM

Rabu, 17 September 2025 - 16:01 WIB

Pemerintah Tiyuh Sumber Rejo Realisasikan Penyaluran BLT Dana Desa 2025

Senin, 30 Juni 2025 - 15:02 WIB

Ratusan Masyarakat Desa Puding Tuntut Polda Jambi Usut Mafia Tanah

Sabtu, 19 April 2025 - 17:01 WIB

Realisasi DD Tiyuh Pulung Kencana Tubaba Tahap Satu Anggaran Tahun 2025 Selesai Dikerjakan

Rabu, 16 April 2025 - 15:19 WIB

Pemerintah Tiyuh Margo Mulyo Salurkan Insentif Guru ngaji, Kader Posyandu dan Linmas

Rabu, 16 April 2025 - 15:15 WIB

Pemerintah Tiyuh Mulya Kencana Salurkan BLT DD Kepada 35 KPM

Rabu, 16 April 2025 - 15:07 WIB

Dana Desa Tahun 2024 Tiyuh Sumberejo Tahap pertama Realisasikan Untuk ketahanan pangan

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin