Lampung Timur, Kabarindonesia.co
Pemerintah Daerah Lampung Timur terus berupaya menuju predikat Utama sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), saat ini Lampung Timur masih menyandang predikat Nindya.
Tim Gugus Tugas KLA di Lampung Timur gelar rapat koordinasi antar stokeholder di Aula Sekdakap, Kamis (27/6/2024). Acara di buka langsung Sekertaris Daerah Moch Jusuf.
“Menuju predikat Utama bukanlah tujuan semata, poin atau angka-angka tersebut hanya perantara. Namun, tujuan akhirnya adalah upaya pemenuhan ruang hak-hak anak agar bisa berkembang tanpa hambatan apapun” ungkap Moch Jusuf dalam sambutanya.
Moch Jusuf menyampaikan, untuk memenuhi hak anak tersebut. Program pembangunan di Kabupaten Lampung Timur kedepan juga akan di selaraskan dengan kepentingan-kepentingan anak.
Ketua Tim Penggerak PKK Yusbariah Dawam Rahardjo pun membuka data bahwa kasus kekerasan baik perempuan dan anak yang tengah terjadi di Lampung Timur ini faktanya malah terus meningkat hingga memasuki pertengahan tahun 2024 ini.
“Kabupaten Lampung Timur ini sedang tidak baik-baik saja. Akan tetapi, kita harus memperjuangkan upaya pemenuhan hak-hak Anak, baik itu sebagai korban maupun pelaku” terang Yusbariah.
“Memperjuangkan hal tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemda Lampung Timur saja. Butuh keterlibatan dari semua pihak” tambahnya.
Dalam rapat koordinasi itu hadir seorang Fasilitator pemerhati tentang anak Toni Fisher. Dia menjabarkan 9 komponen dari penilaian untuk meraih predikat sebagai Kabupaten Layak Anak di Lampung Timur.
Acara tersebut di hadiri lengkap dari semua perwakilan Forkopimda, forum kelompok hingga Lembaga pemerhati Anak dan IWO Lampung Timur yang termasuk sebagai Tim Gugus Tugas KLA di Lampung Timur.
Andono






