Polsek Gunung Agung Identifikasi Penyebab Dua Bocah Tenggelam di Bendungan Tiyuh Tunas Jaya

- Editor

Sabtu, 6 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Gunung Agung, Tulang Bawang Barat melakukan identifikasi penyebab tenggelamnya dua bocah di bendungan Tiyuh Tunas Jaya pada Sabtu (6/4/2024). Foto: Andi Rahman, Kabarindonesia.co

Polsek Gunung Agung, Tulang Bawang Barat melakukan identifikasi penyebab tenggelamnya dua bocah di bendungan Tiyuh Tunas Jaya pada Sabtu (6/4/2024). Foto: Andi Rahman, Kabarindonesia.co

Tulang Bawang Barat, Kabarindonesia.co

Polsek Gunung Agung Polres Tulang Bawang Barat identifikasi penyebab tenggelamnya 2 anak di bendungan Tiyuh (Desa) peristiwa tenggelamnya dua anak di bendungan Desa Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Meskipun dua anak yang tenggelam itu berhasil ditemukan oleh warga sekitar sudah dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (6/4/2024)

Kapolsek Gunung Agung Iptu Irwan Susanto mengatakan dua anak yang meninggal dunia akibat tenggelam itu bernama Reynand Rafif Al Thafarisqi (8) dan Ahmad Miftakul Riski (8) Kedua anak tersebut tinggal di Desa Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung.

Kapolsek Iptu Irawan menjelaskan kronologi kejadian itu terjadi pada hari ini sekitar pukul 11.00 WIB, Saat itu saksi korban bernama Partono sedang mencuci tikar, sedangkan Dion lagi menjala ikan di Embung tersebut dan melihat 2 anak kecil ini sedang mancing di seberang bendungan,” ucapnya.

Baca Juga :  IWO-I Mesuji Minta APH Bertindak Cepat atas Kasus Pembacokan Brutal Wartawan

Diceritakan Kapolsek, peristiwa itu terjadi bermula saat salah satu korban hendak mengambil air di bendungan, saat hendak mengambil air, korban malah terpeleset dan jatuh di embung itu.

Seketika temannya yang berdekatan mencoba menolongnya, tetapi malah ikut terjatuh atau tercebur di bendungan tersebut.

“Jadi saksi Partono dan Dion itu langsung menaiki sepeda motornya menuju ke tempat anak yang jatuh itu,” ungkapnya.

Saat diperjalanan, kedua saksi itu bertemu rekannya bernama Eva dan memberitahukan peristiwa itu dan meminta untuk memberi pengumuman lewat masjid.

Baca Juga :  Kopela Adakan Aksi Tanam 1.000 pohon di Gunung Tanggamus

Sedangkan kedua saksi itu terus melanjutkan perjalanannya hingga sampai di TKP.

Tetapi, saat tiba di TKP dua anak itu telah tenggelam dan sampai akhirnya tiba anggota Polsek Gunung Agung serta warga lainnya datang ke lokasi yang dimaksud.

“Pencarian pun terus dilakukan, hingga sekitar pukul 12.30 WIB ditemukan 1 anak yang tenggelam bernama Reynand Rafif Al Thafarisqi,” ungkapnya.

“Korban berikutnya bernama Ahmad ditemukan sekitar pukul 13.15 WIB,” sambungnya.

Masih kata Kapolsek setelah dilakukan pengecekan secara medis oleh tim Puskesmas Tiyuh Dwikora Jaya, Kecamatan Gunung agung, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

 

Andi Rahman

Berita Terkait

Longsor di Durian Rambun Akses Jalan Putus
FSPI Desak Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi yang Libatkan Noer Fajriansyah Terkait Kasus Impor Gula Tom Lembong
JEB Adakan Dialog Publik Peta Jalan Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan
Pagar Restoran Gudhas di Kota Jambi Diduga Melanggar Regulasi Tata Ruang
MWCF Dikusikan Perkembangan Manuskrip Melayu
MWCF Angkat Tajuk Artificial Intelligence dan Masa Depan Sastra Indonesia
Peneliti dan Penulis Cerita Anak Nasional Meriahi MWCF 2024
Malay Writers And Cultural Festival 2024: Selayang Pandang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 April 2025 - 15:06 WIB

Longsor di Durian Rambun Akses Jalan Putus

Rabu, 5 Februari 2025 - 19:28 WIB

FSPI Desak Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi yang Libatkan Noer Fajriansyah Terkait Kasus Impor Gula Tom Lembong

Minggu, 27 Oktober 2024 - 18:11 WIB

JEB Adakan Dialog Publik Peta Jalan Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan

Kamis, 17 Oktober 2024 - 20:56 WIB

Pagar Restoran Gudhas di Kota Jambi Diduga Melanggar Regulasi Tata Ruang

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:26 WIB

MWCF Dikusikan Perkembangan Manuskrip Melayu

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:23 WIB

MWCF Angkat Tajuk Artificial Intelligence dan Masa Depan Sastra Indonesia

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:18 WIB

Peneliti dan Penulis Cerita Anak Nasional Meriahi MWCF 2024

Kamis, 10 Oktober 2024 - 03:56 WIB

Malay Writers And Cultural Festival 2024: Selayang Pandang

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin