Pesisir Barat, Kabarindonesia.co
Penertiban pedagang disekitar lapangan Labuhan Jukung, Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah berlangsung aman damai dan terkendali, pada senin (29/07/2024).
Penertiban pedagang sekaligus pembersihan di area sekitar lapangan Labuhan Jukung berjalan kondusip, sesuai surat Himbauan No. 001.1.10/922/lV .06/2024, yang bersipat segera, prihal himbauan kepada para pedagang, dan hasil rapat bersama Pj.Sekda Pesibar pada tanggal 26 Juli 2024 tentang penertiban lapangan merdeka labuhan jukung.
Kasat Pol. PP dan Damkar Pesibar Cahyadi Moies memimpin langsung penertiban tersebut dan tidak ada kendala ketika pelaksanaan, allhamdulillah lapak-lapak sudah banyak dibongkar namun ada beberapa yang memang belum dibongkar dan itu terpaksa kita alihkan dulu dari area lapangan, diberikan waktu dua hari kepada pada pedagang untuk membongkar lapak dagang mereka.
Dinas Lingkungan Hidup dan Bpbd Pesibar juga membersihkan serta memangkas pohon yang mulai lapuk, agar area lapangan merdeka labuhan jukung nampak bersih dan indah.
Cahyadi mengatakan untuk pengosongan lapak-lapak pedagang di area lapangan merdeka labuhan jukung ini kemungkinan bersipat permanen, agar area lapangan nampak bersih dan indah apa lagi lapangan merdeka labuhan jukung ini merupakan lapangan utama untuk kegatan-kegiatan besar, apa lagi tahun ini kita akan banyak kegiatan yang dipusatkan di lapangan merdeka mulai dari upacara HUT RI dan Pesisir Barat juga akan menjadi tuan rumah apel besar kegiatan Pramuka se-Lampung, tentunya kita harus berbenah agar ketika para duta-duta kabupaten lain yang datang meresa nyaman.” ujar cahyadi.
Cahyadi juga menyampaikan untuk para pedagang sementara mereka berdagang di area torotar jalan wisata labuhan jukung persis nya di balik tembok pagar dinas pariwisata pesisir barat dan tentu nya itu pun sipat nya sementara karna kita belum tahu kedepan nya.
Diwaktu yang sama YS salah satu pedagang menyampaikan kepada awak media mau tidak mau ya harus kita bongkar walau bingung mau jualan kemana, dan memang kami para pedagang diberikan surat untuk membongkar lapak lapak tempat kami berdagang, semoga kedepan pemerintah bisa memberikan solusi untuk tempat kami mencari rejeki, sebab nya tempat berjualan yang sekarang belum tentu ada jaminan juga nama nya berdagang di area jalan wisata sewaktu waktu di bongkar, ungkapnya.
Joni Irawan






