Kota Jambi, kabarindonesia.co
,27 Agustus 2024 KPU Membuka pendaftaran bagi calon calon pemimpin daerah yang akan berlaga di pesta demokrasi tahun ini, berbagai macam typical dan background dari beberapa bakal calon yang ada di Kota Jambi namun Sebagian besar dari beberapa calon berlatar belakang pengusaha dan korporat.
Menyongsong perubahan zaman yang begitu pesat dengan segala kemajuan terkhusus di Kota Jambi mestinya kita memilih dan mempunyai pemimpin yang benar-benar peka terhadap perubahan dan perkembang zaman, tidak hanya terfokus pada segi pembangunan fisik infrastruktur melainkan juga pembangunan moral.
Jambi yang hari ini krisis peradaban atau bisa kita sebut degradasi moral dengan maraknya pembegalan, pembunuhan dan tindak kriminal yang masih sampai hari ini belum teratasi menjadi sebuah PR besar bagi pemimpin Kota Jambi selanjutnya, serta masih banyak hal hal yang di benahi di Kota Jambi,
Tingkat kemiskinan yang masih tinggi , anak-anak yang masih tidak bisa mengenyam Pendidikan formal di karenakan faktor ekonomi dan kurangnya perhatian pemerintah. Untuk itu dari beberapa calon yang ada masyarakat menilai Kota Jambi sangat butuh pemimpin yang tidak hanya selesai dan paham dengan perekonomian namun juga peka terhadap pembangunan moral dan komitmen dalam menjaga budaya yang baik.
Salah satu calon yang hari ini terlihat menonjol dengan visi misi yang jelas untuk menunjang perekonomian dan moral di Kota Jambi dan mempunyai Jiwa kepemimpinan yang sangat mumpuni.
Budi Setiawan salah satu calon Walikota, hal ini banyak di ungkapkan oleh beberapa tokoh pemuda dan kalangan masyarakat di Kota Jambi.
Salah satunya statement yang di sampaikan Ade Mardan Ketua GPK Provinsi Jambi pada perkumpulan dan silaturrahmi dengan beberapa kalangan dari berbagai OKP yang di adakan HIJMI Pada 12 Juli 2024 di Kelurahan Mayang mangurai.
“Memang benar Kota Jambi sangat butuh pemerataan ekonomi agar Sumber Daya Manusia yang ada di Kota Jambi dapat berkembang dan maju, serta Masyarakat dan khususnya di kalangan milenial butuh pemimpin yang sangat dekat dengan pemuda agar dapat menyerap aspirasi dan gagasan yang di usulkan” dia juga menambahkan “Untuk beberapa masalah yang ada di Kota Jambi saya yakin Budi Setiawan adalah solusinya, namun menjadi catat penting bagi Budi Setiawan yaitu dalam memilih pasangan yang mana kita sama-sama tau permasalahan yang ada tidak hanya tentang pemerataan perekonomian namun yang lebih menjadi perhatian yaitu Degradasi Moral, dari beberapa banyak bakal calon yang ada semuanya berlatar belakang pengusaha sedangkan Kota Jambi butuh sosok atau tokoh yang Akademisi, santun dan Agamis sehingga menjadi tandem bagi Budi untuk membangun Kota Jambi.
Dari beberapa banyak calon yang ada salah satunya hanya Ustad toriq yang mempunyai kriteria tersebut, artinya dari penyampaian Ade di atas Budi Setiawan Harus benar-benar selektif dan tepat dalam menentukan pasangan, dapat di simpulkan Kota Jambi butuh pasangan pemimpin yang sanggup mengatasi permasalahan Ekonomi dan Degradasi Moral.
Budi Setiawan dan Ustad Toriq menjadi jawaban dari berbagai kalangan dan tokoh masyarakat seperti yang di sampaikan Ketua MP3I (Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren Indonesia) “Saya sangat mendo’akan dan mendukung ustadz toriq untuk maju di pilwako Jambi apalagi jikalau beliau berpasangan dengan Budi Setiawan” ujar KH. Syarif Hidayatullah (Gus syarif). Kepada kabar indonesia.
Serta di tambahkan dukungan dari beberapa Kalangan santri tampaknya Ustadz Toriq benar-benar menjadi salah satu calon yang mempunyai masa dan support yang mengakar.
“Ustadz Toriq sangat pantas memimpin Kota Jambi dengan Keilmuan yang sangat mumpuni dan satu-satunya bakal calon yang berlatar belakang seorang santri”. Ujar M. Reza Alfarisi _Ketua Santri Kreatif Comunity.
Nazir






