Rawan Pencurian, PM Peduli Petani dan Koordinasi Pengamanan dengan Polres Lambar

- Editor

Selasa, 30 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama Wakapolres Lampung Barat, Kompol Zaini Dahlan melakukan silaturahmi dalam rangka permohonan pengamanan panen raya kopi di Lampung Barat di Mapolres setempat pada Senin (29/4/2024). Foto: Haeruel Abadi, Kabarindonesia.co

Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama Wakapolres Lampung Barat, Kompol Zaini Dahlan melakukan silaturahmi dalam rangka permohonan pengamanan panen raya kopi di Lampung Barat di Mapolres setempat pada Senin (29/4/2024). Foto: Haeruel Abadi, Kabarindonesia.co

Lampung Barat, Kabarindonesia.co

Ketua DPC PDIP Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus lakukan silaturahmi dan koordinasi ke Polres Lambar terkait pengamanan jelang panen raya kopi.

Kunjungan Pakcik sapaan akrab Parosil didampingi oleh Ketua DPRD Lambar, Edi Novial dalam rangka koordinasi pengamanan menjelang panen raya kopi, yang di sambut langsung oleh Wakapolres Kompol Zaini Dahlan dan Kasat Intel Polres Lambar, AKP Arnis Daili, di Mapolres setempat, Senin (29/4/2024).

“Kunjungan kami ke Polres Lambar hari ini untuk menjalin silaturahmi, juga dalam rangka koordinasi pengamanan jelang panen raya kopi,” ujar Parosil.

Dirinya melanjutkan, koordinasi bersama pihak-pihak terkait khususnya aparat keamanan seperti Polres Lambar harus dilakukan untuk dapat bersama-sama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di Lampung Barat.

“Juga ini dibutuhkan untuk memperkecil kemungkinan terjadinya pencurian, sehingga petani tidak dirugikan dan tentu tindak kriminalitas dapat diminimalisir,” ucapnya.

Baca Juga :  Oknum ASN Dispora Sumsel Diduga 'Main' Proyek

Bupati Kopi Lambar Periode 2017-2022 yang akrab disapa Pakcik itu berharap, Polres Lampung Barat dan jajaran dapat bersama-sama masyarakat dan petani untuk melakukan pengamanan jelang panen raya.

“Bila perlu dilakukan ronda malam, karena para pencuri ini melakukan aksinya pada saat malam hari. Karena dibeberapa daerah sudah terjadi pencurian kopi yang dipetik langsung dibatangnya,” jelas Parosil.

Selain itu, dirinya berharap Polres Lambar bisa menyediakan posko-posko pengamanan disetiap titik-titik keluar masuk Lampung Barat.

“Seperti di Pinusan Sumberjaya, Ulu Belu Tanggamus, Batu Api Sekincau, dan beberapa titik seperti Sukau. Ini mungkin menjadi poin penting yang harus dipertimbangkan oleh pemerintah daerah,” katanya.

“Termasuk juga, mungkin pemerintah daerah komunikasi dengan BUMN ataupun BUMD terkait dengan perbankan. Bisa nggak nanti perbankan itu melayani pencairan ataupun pembayaran kopi petani di masing-masing kecamatan karena untuk lebih efisien dan lebih aman,” tutur dia.

Baca Juga :  2025 LAZISNU Balik Bukit Sentra Kambing Qurban dan Aqiqah

Parosil yang dimasa kepemimpinannya menggagas berdirinya Sekolah Kopi, Kampung Kopi, dan Festival Kopi hingga mendapatkan banyak penghargaan itu, mengajak masyarakat untuk lebih bijak memanfaatkan hasil panen.

Dirinya mengingatkan tahun 1998 silam juga terjadi fenomena kenaikan harga kopi yang sangat fantastis. Namun banyak petani yang menggunakan uang untuk hal-hal yang kurang produktif.

“Buah kopi kita bagus dan harga juga tinggi, manfaatkan uang dengan prioritas dan bijaksana,” ajaknya.

Untuk diketahui, saat ini harga kopi Lampung Barat telah menyentuh angka 60 ribu rupiah per kilogram nya. Angka itu meningkat hingga 2 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Haeruel Abadi

Berita Terkait

Longsor di Durian Rambun Akses Jalan Putus
FSPI Desak Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi yang Libatkan Noer Fajriansyah Terkait Kasus Impor Gula Tom Lembong
JEB Adakan Dialog Publik Peta Jalan Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan
Pagar Restoran Gudhas di Kota Jambi Diduga Melanggar Regulasi Tata Ruang
MWCF Dikusikan Perkembangan Manuskrip Melayu
MWCF Angkat Tajuk Artificial Intelligence dan Masa Depan Sastra Indonesia
Peneliti dan Penulis Cerita Anak Nasional Meriahi MWCF 2024
Malay Writers And Cultural Festival 2024: Selayang Pandang
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 April 2025 - 15:06 WIB

Longsor di Durian Rambun Akses Jalan Putus

Rabu, 5 Februari 2025 - 19:28 WIB

FSPI Desak Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi yang Libatkan Noer Fajriansyah Terkait Kasus Impor Gula Tom Lembong

Minggu, 27 Oktober 2024 - 18:11 WIB

JEB Adakan Dialog Publik Peta Jalan Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan

Kamis, 17 Oktober 2024 - 20:56 WIB

Pagar Restoran Gudhas di Kota Jambi Diduga Melanggar Regulasi Tata Ruang

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:26 WIB

MWCF Dikusikan Perkembangan Manuskrip Melayu

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:23 WIB

MWCF Angkat Tajuk Artificial Intelligence dan Masa Depan Sastra Indonesia

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:18 WIB

Peneliti dan Penulis Cerita Anak Nasional Meriahi MWCF 2024

Kamis, 10 Oktober 2024 - 03:56 WIB

Malay Writers And Cultural Festival 2024: Selayang Pandang

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin