Lampung Barat, Kabarindonesia.co
“Kami di tingkat kabupaten siap mengawal dan mengimplementasikan hasil Rakor ini agar sekolah dan madrasah Ma’arif NU semakin maju. Perbaikan tata kelola adalah kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ujar pak Hi Iksanuddin Kepala Madrasah Aliyah Negeri MAN 1 Lampung Barat pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) untuk membahas tata kelola lembaga pendidikan di lingkungan Ma’arif NU yang berlangsung di Gedung Kampus Institut Teknologi dan Sains NU Lampung Ahad 23/3/2025.
Salah satu isu utama yang disampaikan pengurus LP Ma’arif NU kabupaten adalah perlunya penguatan kapasitas kepala sekolah dan tenaga pendidik dalam manajemen pendidikan berbasis digital.
Pak Ikhsan Ketua LP Ma’arif PCNU dari Kabupaten LampungBarat itu menekankan bahwa di era digitalisasi, pengelolaan administrasi dan pembelajaran harus lebih adaptif terhadap teknologi. “Kami berharap ada lebih banyak pelatihan untuk kepala sekolah dan guru dalam pemanfaatan teknologi, baik dalam sistem administrasi maupun dalam proses pembelajaran,” katanya.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus LP Ma’arif NU, perwakilan madrasah serta sekolah-sekolah di bawah naungan NU, serta para pemangku kebijakan pendidikan di Lampung. Ketua LP Ma’arif NU PWNU Lampung, Dr. Puji Raharjo, S. Ag. SS. M Hum, Ketua Tanfidiyah PWNU Dr. Subandi,MM Ketua LP Ma’arif PWNU
Dalam sambutannya Dr Puji Raharjo menekankan pentingnya peningkatan tata kelola pendidikan guna memperkuat kualitas sekolah dan madrasah di bawah naungan NU. “Pendidikan Ma’arif NU harus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang berakhlakul karimah serta memiliki daya saing di era global. Oleh karena itu, perbaikan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel menjadi hal yang mutlak dilakukan,” ujarnya.
Rakor ini membahas berbagai aspek penting, termasuk:
- Peningkatan Kualitas Manajemen Sekolah dan Madrasah Para peserta membahas strategi untuk meningkatkan manajemen sekolah dan madrasah, termasuk penguatan administrasi, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan pendidikan.
- Sinkronisasi Kurikulum Berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah LP Ma’arif NU menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga nilai-nilai keislaman dalam kurikulum pendidikan, sekaligus beradaptasi dengan kebijakan pendidikan nasional.
- Penguatan Kelembagaan dan Jaringan Kemitraan Pembahasan juga mencakup upaya memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi pendidikan lainnya.
- Peningkatan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Pendidik Isu kesejahteraan guru menjadi perhatian utama dalam Rakor ini, dengan berbagai usulan terkait.
(Kristian)






