Kajian Kitab Subuh Selama Ramadhan, Warga Antusias Menggali Ilmu

- Editor

Sabtu, 1 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat, Kabarindonesia.co

Umat Muslim di seluruh Indonesia semalam Jumat 28/2 telah melaksanakan salat tarawih pertama menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 Hijriah. Masjid-masjid di berbagai daerah dipenuhi jamaah yang antusias menjalankan ibadah sunnah ini setelah pemerintah menetapkan awal Ramadan jatuh pada hari ini Sabtu, 1 Maret 2025.

Seperti diketahui bahwa Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi menetapkan awal Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diumumkan setelah sidang isbat yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, pada Jumat (28/2)

Semangat menuntut ilmu semakin terasa di bulan suci Ramadhan. Di berbagai masjid dan mushola, kajian kitab selepas sholat subuh menjadi agenda rutin yang dinanti oleh jamaah. Tradisi ini tidak hanya memperdalam wawasan keislaman, tetapi juga mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.

Salah satu masjid yang menggelar kajian subuh adalah Baitus Sidqon di Way Mengaku . Sejak hari pertama Ramadhan, puluhan jamaah, baik tua maupun muda, hadir untuk menyimak pembahasan kitab yang dipandu oleh Ust H Pairozi . Tahun ini, kajian difokuskan pada Kitab Tanqih al-Qaul
yang membahas keutamaan amal ibadah (fadha`il al-a’mal) sehari-hari yang sering terlupakan.

Baca Juga :  PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang

Kitab Tanqih al-Qaul merupakan sebuah kitab yang sangat populer di kalangan pesantren. Para kiai dan menjadikannya sebagai rujukan atas keutamaan amal ibadah (fadha`il al-a’mal) sehari-hari yang sering terlupakan.

“Kajian ini menjadi momen istimewa bagi kami. Selain mendalami ilmu agama, suasana pagi di bulan Ramadhan terasa lebih berkah dan menenangkan,” ujar Ali Akbar salah satu jamaah.

Selain mendengar ceramah, jamaah juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada pemateri. Hal ini membuat kajian semakin interaktif dan mudah dipahami.

Kajian subuh ini akan berlangsung selama sebulan penuh hingga akhir Ramadhan. Panitia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut di bulan-bulan berikutnya sebagai bagian dari pembinaan spiritual masyarakat.

“Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri. Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua jamaah yang hadir,” ujar Ust Anton Mulyono selaku salah satu penyelenggara.

Dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, kajian kitab subuh ini menjadi bukti bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk meningkatkan ilmu dan ketakwaan.

Baca Juga :  Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Lampung Barat Kecewa Larangan Berhijab Bagi Anggota Paskibraka

Kitab ulasan hadis ini diajarkan oleh kiai kepada para santri dan masyarakat umum. Ditulis oleh ulama legendaris Asli Indonesia yaitu Syekh Nawawi al-Bantani (1813—1897 M) sebagai syarah (penjelasan) atas hadis-hadis pilihan dalam kitab Lubab al-Hadits karya Imam as-Suyuthi (1445—1505 M),” jelas Ust H Pairozi imam Besar masjid tersebut.

Lebih lanjut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Barat itu mengatakan bahwa beberapa amalan penting dalam kitab ini antara lain berkaitan dengan: Ibadah sunah, Ilmu dan ulama. Basmalah, Shalawat atas Nabi saw, Bertasbih, Memakai sorban, Menikah, Bersabar, Sedekah, Istighfar, Memanah, Bertobat, Wudhu, Memakai siwak,keutamaan hari Jumat, Menyedikitkan tawa dan seterusnya.

Kitab Intisari Hadis-Hadis penting ini juga membahas tentang 40 Keutamaan Amal dalam Kehidupan Sehari-hari. Sebuah Syarah atas Hadis- Hadis Pilihan Kitab Lubab al-Hadits Karya Imam as-Suyuthi, ” tutup nya.

(Kristian)

Berita Terkait

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR
Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung
PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang
Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat
SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:37 WIB

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:23 WIB

PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:28 WIB

Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:42 WIB

Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:07 WIB

SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:49 WIB

BAZNAS Lampung Barat Salurkan Bantuan Sembako “Sehat” untuk Anak Stunting di Kelurahan Way Mengaku

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin