GP Ansor Sarolangun Menduga Pengumuman Hasil Lelang Jabatan Sarolangun Penuh dengan  Kecurangan

- Editor

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarolangun, kabarindonesia.co

Hasil pengumuman lelang jabatan yang dikeluarkan Panitia Seleksi (Pansel) pada tahapan lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) pratama di Lingkungan Pemkab Sarolangun, pada tanggal 8 November 2024 beberapa hari lalu, rupanya belum usai dari saran dan kritik.

Pasalnya, hasil pengumuman terhadap peserta yang diumumkan lulus seleksi lelang jabatan tersebut dinilai dari hasil kecurangan yang diduga sengaja dilakukan pihak pansel. Ini dikatakan langsung oleh Wakil Ketua 1 Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Sarolangun, Ahmad Domrah kepada media ini, Senin (11/11/12).

“Banyak kecurangan tahapan seleksi lelang jabatan kemarin. Kredibilitas pansel diragukan dalam lelang ini,” ujar Domrah Bonjol mantan aktivis mahasiswa pada masa kejayaannya pada tahun 2011 yang lalu yang hari ini juga menjabat sekretaris karang taruna kabupaten sarolangun.

Diterangkan Domrah, ada beberapa indikasi kecurangan yang terjadi pada tahapan lelang jabatan ini. Pertama, ditemukannya beberapa kejanggalan sehingga pihaknya menilai bahwa kredibilitas pansel telah diragukan publik sejak tahapan pelelangan dimulai.

Kemudian yang kedua, ditemukan pihaknya, bahwa pansel diduga sengaja meloloskan peserta yang dianggap memiliki kedekatan dengan PJ Bupati. Bukti ini kuat setelah ditemukannya kejanggalan bahwa pansel tidak melampirkan nilai asesmen peserta pada pengumuman hasil kelulusan pejabat terpilih.

Baca Juga :  Pj. Bupati Lambar Nukman Pimpin Rapat Persiapan Peletakan Batu Pertama Pasar Tematik Lumbok Seminung

“Kan ado dulu beberapo orang yang dulu dak ikut lelang tapi hari dipaksa ikut dan diajak. Jadi ini kami menilai ado beberapo oknum yang dekat dengan PJ bupati sehinggo mereka dengan mudah sengajo diluluskan,” ujar Domrah.

Dilanjutkan Domrah, dirinya sangat menyayangkan tindakan nepotisme yang dilakukan oleh pansel.

“Ada indikasi campur tangan PJ bupati yang sengaja meloloskan orang orang yang diajak.

Artinyo pejabat-pejabat yang punyo kualitas terpinggirkan jadinyo, sehinggo dengan adanya ini kami GP Ansor menganggap pansel sendiri telah merusak birokrasi kita secara kebijakan dan administrasi,”

“Kami menegaskan bahwa kami akan menolak ini dan akan melakukan gerakan aksi unjuk rasa,” katanya lagi.

Tak berhenti di situ, Domrah yang bagian dari pelopor perjuangan Gerakan Pemuda Ansor si Sarolangun itu dengan tegas menyatakan untuk turun menggalang aksi unjuk rasa dalam menolak hasil lelang jabatan tersebut.

Baca Juga :  Kemenpora: Wujudkan Gen Z Berkualitas Melalui Ekosistem Pendidikan dan Kewirausahaan

“Jadi di situ sudah jelas ada dugaan intervensi PJ. Bupati dalam pengambilan keputusan Pansel dalam menentukan 3 besar tersebut, karna didalam pansel ada ASN Sarolangun salah satunya PJ. Sekda Sarolangun. Kami GP Ansor beserta beberapa OKP lainnya akan turun untuk melakukan investigasi terkait persolaan ini, jika nanti telah kami temukan bukti2 kuat lainnya maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa untuk menolak hasil lelang tersebut,” ujar Domrah menambahkan.

Diberitakan sebelumnya, tahapan seleksi berkas pendaftaran lelang kekosongan JPT mendapat protes dari sejumlah peserta setelah keluar surat pengumuman perpanjangan pendaftaran seleksi JPT yang diumumkan BKPSDM Sarolangun melalui surat edaran dengan Nomor Surat :005/Pansel.JPT/Sarolangun/2024, tanggal 04 Oktober 2024. Yang mana pendaftaran seleksi terbuka diperpanjang mulai tanggal 05 Oktober hingga 09 Oktober 2024. Kemudian pada tanggal 08 November 2024 pansel akhirnya mengeluarkan pengumuman nama-nama pejabat yang lulus seleksi.

Are’k40

Berita Terkait

Mengetuk Pintu Hati di Masjid At-Taubah: Pegawai dan Warga Binaan Lapas Kotaagung Ikuti Bimbingan Rohani
Agus Ciek Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Tanggamus
Jajaran Lapas Kotaagung Berikan Penguatan Tata Tertib kepada Warga Binaan: Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
Dinas Pendidikan Jadi Sarang Penyamun berkedok Tenaga Ahli Bupati Tanggamus
Pasca Viral, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 1 Negri Ngarip Diperkuat Fakta Kondisi Sekolah yang Memburuk
PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
Berita ini 450 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:58 WIB

Mengetuk Pintu Hati di Masjid At-Taubah: Pegawai dan Warga Binaan Lapas Kotaagung Ikuti Bimbingan Rohani

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:09 WIB

Agus Ciek Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Tanggamus

Kamis, 30 April 2026 - 18:44 WIB

Jajaran Lapas Kotaagung Berikan Penguatan Tata Tertib kepada Warga Binaan: Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Rabu, 29 April 2026 - 15:27 WIB

Dinas Pendidikan Jadi Sarang Penyamun berkedok Tenaga Ahli Bupati Tanggamus

Jumat, 17 April 2026 - 14:52 WIB

Pasca Viral, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 1 Negri Ngarip Diperkuat Fakta Kondisi Sekolah yang Memburuk

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:23 WIB

PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Berita Terbaru

Tanggamus

Agus Ciek Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Tanggamus

Sabtu, 13 Jun 2026 - 19:09 WIB

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin