Polda Jambi Cek Lokasi dan Akan Usut Tuntas Karhutla di Areal Konsesi PT AMM, Feri Irawan: “Jangan Sampai Didinginkan”

- Editor

Minggu, 18 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, kabarindonesia.co

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Dr. Bambang Yugo Pamungkas bersama Tim Satgas Karhutla melakukan pengecekan langsung ke lokasi areal lahan konsesi PT Artha Mulia Mandiri (PT AMM) di Kecamatan Betara, Tanjab Barat yang terbakar, Rabu 14 Agustus 2024.

Dari hasil pengecekan tersebut diketahui, luas lahan yang terbakar lebih kurang 50 hektar. 13 hektar di antaranya di areal konsesi PT AMM dan sekitar 37 hektar lainnya lahan masyarakat. Lokasi sudah dipasang police line.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kebakaran lahan di areal PT AMM ini.

” Saat ini masih dilakukan pendinginan. Seuai arahan pak Kapolda dan Danrem 042 Gapu selaku Plh Kasatgas Karhutla Provinsi Jambi, kita akan selidiki dan tindak tegas pelaku pembakaran lahan diareal konsesi ini,” katanya kepada wartawan di lokasi areal konsesi perusahaan yang terbakar.

Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan, dari informasi dan keterangan yang diperoleh, titik sumber api pertama kali berasal dari areal konsesi PTAMM. Kemudian api merembet ke lahan masyarakat.

Baca Juga :  CACA Aksi di Depan Kejati Sumsel Terkait Dugaan KKN di Kabupaten Banyuasin

Menurut dia, dari keterangan petugas menara pantau Api PT WKS yang berada tak jauh dari lokasi, kebakaran lahan ini diketahui mukai terjadi pada Senin 12 Agustus 2024. Ketika mengecek ke lokasi, petugas menara pantau api sempat melihat ada orang yang lari dari lokasi lahan yang terbakar.

” Ini yang akan kita selidiki, apakah lahan ini sengaja dibakar, apakah orang yang kabur itu suruhan korporasi atau bukan, nanti akan kita dalami lagi. Sampai saat ini kita sudah menetapkan 8 tersangka pelaku Karhutla. Semuanya perorangan, belum ada korporasi. Maka kasus di PT AMM ini akan kita selidiki,” katanya.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki yang juga turun ke lokasi menambahkan, kebakaran lahan di areal konsesi PT AMM ini pertama kali diketahui oleh petugas menara pantau api PT WKS. Petugas tersebut melihat asap muncul di lokasi.

Selanjutnya, petugas pantau menara tersebut langsung mendatangi lokasi sumber asap. ” Saat tiba di lokasi, api sudah mulai membesar. Saat itu petugad menara melihat ada seorang laki laki berbadan besar pakai celana pendek lari dari lokasi api,” ungkapnya.

Baca Juga :  Menjelang PON Di Aceh & Sumut, M.Royhan : Bawa Nama Jambi Harum Di Kancah Nasional

Apakah lahan tersebut sengaja dibakar perusahaan? AKBP Agung belum bisa memastikan. ” Soal itu kita belum bisa pastikan. Yang jelas ini akan diusut tuntas seperti yang dikatakan pak Dirreskrimsus tadi,” katanya.

Agung juga menegaskan, sumber api pertama kali diketahui berasal dari areal konsesi perusahaan (PT AMM). Kemudian merembet ke lahan masyarakat yang lokasibya bersebelahan.
Lahan di areal konsesi perusahaan ini yang terbakar sekitar 13 hektar. Kemudian lahan masyarakat sekitar 37 hektar. Jadi total lahan yang terbakar sebanyak 50 hektar,” jelasnya.

Menurut dia, areal lahan yabg terbakar tersebut semi gambut. Sebagain lahan gambut dan sebagian lagi lahan berkontur mineral.

Sementara itu Direktur Perkumpulan Hijau, Feri Irawan mengapresiasi langkah cepat Polda Jambi dan Mabes Polri turun ke lapangan mengecek areal konsesi perusahaan yang terbakar temuan Perkumpulan Hijau.

Feri juga mengapresiasi tindakan Polda Jambi memasang police line di lokasi dan akan menyelidiki kasus Karhutla yang di areal konsesi perusahaan (PT AMM) ini.

SULTAN

Berita Terkait

Jajaran Lapas Kotaagung Berikan Penguatan Tata Tertib kepada Warga Binaan: Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
Dinas Pendidikan Jadi Sarang Penyamun berkedok Tenaga Ahli Bupati Tanggamus
Pasca Viral, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 1 Negri Ngarip Diperkuat Fakta Kondisi Sekolah yang Memburuk
PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR
Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:44 WIB

Jajaran Lapas Kotaagung Berikan Penguatan Tata Tertib kepada Warga Binaan: Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Rabu, 29 April 2026 - 15:27 WIB

Dinas Pendidikan Jadi Sarang Penyamun berkedok Tenaga Ahli Bupati Tanggamus

Jumat, 17 April 2026 - 14:52 WIB

Pasca Viral, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 1 Negri Ngarip Diperkuat Fakta Kondisi Sekolah yang Memburuk

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:37 WIB

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:28 WIB

Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung

Senin, 8 Desember 2025 - 08:12 WIB

PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin