Korniati, Sang Penulis dan Pelestari Lagu Lampung Dari Sukau Lampung Barat

- Editor

Sabtu, 6 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencipta Lagu Lampung, Korniati. Foto: Haerul Abadi

Pencipta Lagu Lampung, Korniati. Foto: Haerul Abadi

Lampung Barat, Kabar Indonesia-Usia senja tak berarti harus surut dan kehilangan kreatifitas. Hal tersebut berlaku untuk Korniati, seorang pensiunan pendidik dari Pekon Suka Mulya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat.

Perumpamaan lain juga berlaku bagi ibu 4 orang anak ini. Sementara kebanyakan pensiunan aparatur sipil negara (ASN), masa pensiun adalah masa hidup tenang dan cenderung statis. Tapi anggapan itu tidak berlaku untuk Korniati. Ibarat pepatah yang mengatakan ‘makin tua makin menjadi’, Korniatipun makin produktif menciptakan dan menulis lagu-lagu

Kreatifitas pengasuh Sanggar Mujokh Tepokh, Pekon Sukamulya Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung ini berawal dari kegelisahan Korniati melihat mundurnya seni budaya Lampung yang diklaim oleh Korniati pernah termasyhur sampai ke manca negara.

“Latar belakang saya menciptakan lagu-lagu dengan berbagai tema ini didorong karena awalnya saya gelisah karena seni budaya Lampung kalah dengan seni budaya produk luar seperti organ tunggal. Padahal dulu, seni budaya Lampung dikenal hingga negeri-negeri serumpun Melayu seperti Brunei Darussalam, Malaysia, bahkan sampai Srilanka,” kata Korniati saat ditemui Kepala Biro kabarindonesia.co Haerul Abadi dirumahnya di Pekon Suka Mulya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat.

Baca Juga :  Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat

“Dulu, seni budaya seperti syair dan lagu Lampung selalu dilantunkan oleh masyarakat Lampung di acara-acara adat Lampung seperti pernikahan, penyambutan tamu dan para tokoh-tokoh, dan kegiatan lainnya. Biasanya alunan lagu itu diikuti dengan alat musik gambus Lampung. Namun seiring perkembangan zaman seni dan budaya Lampung tergeser dan kalah,” kenang Korniati.

Keprihatinan itu lantas membuat Korniati terketuk hatinya dan berhasil menciptakan lagu-lagu daerah Lampung yang memuat nasehat, doa, dan pujian.

“Lagu-lagu saya tercipta dari hasil imajinasi saya sendiri dan merupakan anugerah dari Sang Maha Pencipta Allah SWT,” ujar Korniati.

“Saya berharap, lagu-lagu saya itu bisa dikembangkan dan disesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujar Korniati.

Korniati berfoto bersama daftar lagu yang ia ciptakan. Foto: Haerul Abadi

Sampai saat ini, Korniati mengaku telah menciptakan 349 lagu dengan rincian teman sebagai berikut:

1. PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga lagu perguruan tinggi,
2. Lagu bagi desa, kecamatan, kabupaten, serta untuk semua provinsi di Indonesia.
3. Lagu yang bermakna do’a, nasihat, dan cinta kasih antar sesama,
4. Lagu bagi pemimpin seperti kepala desa, camat, bupati, gubernur sampai presiden.

Baca Juga :  Ada Geopark di Suoh, Lampung Barat

Data Diri
Nama : Kornati, S.Pd
Alamat: Pekon Suka Mulya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung
Suami: Darpin
Anak: Aan Kurniawan, Noviyanto, Heri Permadi, Leni Marta Lena

Riwayat Pekerjaan
Pengatur Muda tahun 1980
Pengatur Muda 2A Tahun 1982
Pengatur Muda 2B Tahu 1984
Pengatur Muda 2C 1988
Pengatur Tk 1, 2D Tahun 1992
Penata Muda 3A Tahun 1994
Pengatur Muda Tk 1 3B Tahun 1998 Penata 3C Tahun 2000
Penata Tk 1 3D Tahun 2006
Pembina 4A Tahun 2012
Pembina Tk 1 Tahun 2020,

Riwayat Pendidikan
SD Tahun 1973
SMP Tahun 1976
SPG Tahun 1980
Fakultas Keguruan Tahun 2004

Riwayat Organisasi
Sanggar Mujokh Tepokh, Pekon Sukamulya Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.

 

Salah satu Lagu Ciptaan Ibu Kornati, S.Pd yang telah di upload di Youtube :

Liwa Kota Berbunga

Haerul Abadi

Berita Terkait

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR
Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung
PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang
Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat
SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Berita ini 1,289 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:37 WIB

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:23 WIB

PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:28 WIB

Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:42 WIB

Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:07 WIB

SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:49 WIB

BAZNAS Lampung Barat Salurkan Bantuan Sembako “Sehat” untuk Anak Stunting di Kelurahan Way Mengaku

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin