Pemkab Pesibar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 Secara Virtual Melalui Zoom Meeting

- Editor

Senin, 23 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Pesisir Barat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 secara virtual. Foto: Joni Irawan, kabarindonesia.co

Pemkab Pesisir Barat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 secara virtual. Foto: Joni Irawan, kabarindonesia.co

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Secara Virtual Melalui Zoom Meeting Tahun 2023 bertempat di Ruang Media Center Lantai 1 Komplek Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, Jl. Lintas Barat, Lingkungan Pasar Mulia Selatan, Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat pada Senin (23/10/2023) pukul 08.00 WIB.

Rakor virtual ini dipimpin oleh Irjen Tomsi Tohir dari Kementerian Dalam Negeri. Hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Pemkab Pesisir Barat Imam Habibudin, Danramil 422-03/Pesisir Tengah diwakili Sertu Epen, Kejaksaan Negri Lampung Barat Cabang Krui, Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah Albet, Dinas Koprasi UKM Dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, Bagian Perekonomian dan SDA, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Pengelolaan Keuangan, dan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang.

Dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual ini Tomsi Tohir mengatakan, “Indeks Perkembangan Harga (IPH) Sesuai dengan data BPS untuk minggu ketiga Oktober 2023 secara nasional jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH cenderung stabil dari minggu sebelumnya 73% atau 34 kabupaten kota di minggu ketiga Oktober 2023 ini mengalami kenaikan atau kenaikan IPH.”

Baca Juga :  Peringati Hari Amal Bakti Ke-78, Ketua PD Muhammadiyah Pesibar Kunjungi MAN 1 Krui

Adapun Komoditas yang mempengaruhi perubahan IPH sampai dengan minggu ketiga Oktober 2023 adalah gula pasir, beras, dan cabe rawit.

Untuk gula pasir, Tomsi Tohir menyampaikan jika dari bulan September hingga minggu kedua terjadi kenaikan harga di banyak kabupaten kota yaitu di minggu kedua mengalami kenaikan di 238 kabupaten/kota dan kemudian di minggu ketiga ini ada satu kabupaten kota yang turun sehingga kenaikan gula pasir ini terjadi di 237 kabupaten kota.

“Sedangkan harga beras sejak minggu pertama Oktober sampai dengan minggu ketiga ini cenderung mengalami kenaikan harga di beberapa wilayah di minggu ketiga ini terdapat 283 kabupaten kota yang mengalami kenaikan harga beras,” papar Tomsi.

Baca Juga :  Indahnya Berbagi Saat Ramadhan, Sat Binmas Polres Pesibar dan Saka Bhayangkara Berbagi Takjil Ke Pengguna Jalan

Begitupun dengan cabe rawit, harga cabe rawit juga semakin meningkat. Wilayah-wilayah yang mengalami kenaikan harga cabe rawit dari minggu kedua Oktober terjadi kenaikan harga cabe rawit tinggi 259 kabupaten kota dan kemudian di minggu ketiga ini naik menjadi 274 kabupaten kota yang mengalami kenaikan harga cabe rawit.

Sedangkan untuk komoditas dengan penurunan harga sampai dengan minggu ketiga ini adalah telur ayam ras, bawang putih dan bawang merah.

Tomsi memperkirakan bahwa akan terjadi tantangan yang akan dihadapi pada bulan November, Desember, dan Januari kebutuhan sembako akan semakin meningkat.

“Oleh sebab itu kerja keras kita langkah-langkah konsisten untuk mengecek di lapangan untuk mencari solusinya, serta melihat peluang-peluang untuk kita jadikan terobosan-terobosan yang kreatif sangat kita perlukan,” ujar Tomsi.

Joni Irawan

Berita Terkait

Jajaran Lapas Kotaagung Berikan Penguatan Tata Tertib kepada Warga Binaan: Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
Dinas Pendidikan Jadi Sarang Penyamun berkedok Tenaga Ahli Bupati Tanggamus
Pasca Viral, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 1 Negri Ngarip Diperkuat Fakta Kondisi Sekolah yang Memburuk
PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR
Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:44 WIB

Jajaran Lapas Kotaagung Berikan Penguatan Tata Tertib kepada Warga Binaan: Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Rabu, 29 April 2026 - 15:27 WIB

Dinas Pendidikan Jadi Sarang Penyamun berkedok Tenaga Ahli Bupati Tanggamus

Jumat, 17 April 2026 - 14:52 WIB

Pasca Viral, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 1 Negri Ngarip Diperkuat Fakta Kondisi Sekolah yang Memburuk

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:37 WIB

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:28 WIB

Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung

Senin, 8 Desember 2025 - 08:12 WIB

PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin