Semarak Budaya dan Adat dalam Festival HUT 79 RI di Pesawaran: Sebuah Warisan yang Terjaga

- Editor

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke 79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kecamatan Kedondong di Kabupaten Pesawaran kembali menghadirkan perayaan istimewa yang tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga memupuk rasa kebersamaan dan kebanggaan akan warisan budaya lokal. Festival Adat dan Kreasi Budaya yang digelar di Lapangan Tri Tura, Kedondong, Lampung, pada Kamis, 15 Agustus 2024, menjadi ajang yang sarat akan nilai-nilai tradisi dan kreativitas.

Lapangan Tri Tura yang biasanya menjadi pusat kegiatan warga, kali ini berubah menjadi panggung megah bagi berbagai ekspresi seni dan budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi dari 12 desa di Kecamatan Kedondong. Ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat berkumpul dengan semangat, menikmati rangkaian acara yang dipenuhi oleh penampilan seni yang memukau, mulai dari tari-tarian tradisional, musik daerah, hingga kreasi seni modern yang tetap berakar pada budaya lokal.

Kemeriahan festival ini tidak hanya dirasakan oleh warga Kedondong, tetapi juga oleh para tamu undangan yang hadir. Di antara mereka, tampak perwakilan dari Kesbangpol yang mewakili Bupati Pesawaran, jajaran Uspika Kecamatan Kedondong, serta 18 tokoh Penyimbang adat yang turut mengawal kelangsungan tradisi leluhur. Kehadiran para kepala desa se-Kecamatan Kedondong, tokoh pemuda, dan masyarakat setempat menunjukkan betapa pentingnya acara ini dalam menjaga semangat kebersamaan.

Baca Juga :  Warga Dusun A Desa Hanura Terima Bantuan Air Bersih

Acara ini juga menjadi ajang bagi generasi muda untuk menunjukkan kecintaan mereka terhadap budaya dan adat istiadat. Berbagai sekolah di Kecamatan Kedondong berpartisipasi dengan menampilkan kreasi seni yang khas, mencerminkan bagaimana tradisi dan inovasi dapat berjalan berdampingan. Penampilan seni tari, musik, dan teater yang ditampilkan oleh para pelajar ini berhasil mencuri perhatian penonton, menegaskan bahwa warisan budaya yang kaya tetap terjaga dan diapresiasi oleh generasi penerus.

Salah satu penampilan yang paling dinanti adalah dari kelompok seni Tari Kuda Lumping Karya Muda, yang dipimpin oleh Ketua Ormas GERCIN DPC Pesawaran. Penampilan mereka sukses menyihir penonton dengan gerakan dinamis dan kostum yang penuh warna, menyuguhkan pertunjukan yang tak hanya menghibur tetapi juga mendalam secara spiritual. Tidak hanya sebagai pimpinan kelompok tari, Ketua Ormas GERCIN juga dikenal sebagai Sekretaris Relawan JARUM PENA Kecamatan Way Lima, menunjukkan dedikasinya yang luas dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  M. Firsada: Perempuan Agen Perubahan!

Kehadiran mereka dalam festival ini menjadi simbol keberagaman dan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Pesawaran. Setiap penampilan seni dan budaya yang ditampilkan dalam festival ini seolah-olah berbicara tentang identitas dan kebanggaan masyarakat setempat. Lebih dari sekadar perayaan, festival ini adalah pengingat betapa pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Dengan berlangsungnya Festival Adat dan Kreasi Budaya ini, semangat HUT RI ke-79 di Kecamatan Kedondong terasa semakin bermakna. Tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperkaya wawasan budaya masyarakat. Festival ini bukan hanya tentang mengenang perjuangan kemerdekaan, tetapi juga merayakan keberagaman dan keindahan yang ada dalam masyarakat Indonesia. Sebuah perayaan yang menjadi cermin betapa dalamnya cinta masyarakat Pesawaran terhadap budaya dan tradisi mereka, yang akan terus dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang.

Berita Terkait

Mengetuk Pintu Hati di Masjid At-Taubah: Pegawai dan Warga Binaan Lapas Kotaagung Ikuti Bimbingan Rohani
Agus Ciek Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Tanggamus
Jajaran Lapas Kotaagung Berikan Penguatan Tata Tertib kepada Warga Binaan: Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
Dinas Pendidikan Jadi Sarang Penyamun berkedok Tenaga Ahli Bupati Tanggamus
Pasca Viral, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 1 Negri Ngarip Diperkuat Fakta Kondisi Sekolah yang Memburuk
PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:58 WIB

Mengetuk Pintu Hati di Masjid At-Taubah: Pegawai dan Warga Binaan Lapas Kotaagung Ikuti Bimbingan Rohani

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:09 WIB

Agus Ciek Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Tanggamus

Kamis, 30 April 2026 - 18:44 WIB

Jajaran Lapas Kotaagung Berikan Penguatan Tata Tertib kepada Warga Binaan: Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Rabu, 29 April 2026 - 15:27 WIB

Dinas Pendidikan Jadi Sarang Penyamun berkedok Tenaga Ahli Bupati Tanggamus

Jumat, 17 April 2026 - 14:52 WIB

Pasca Viral, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 1 Negri Ngarip Diperkuat Fakta Kondisi Sekolah yang Memburuk

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:23 WIB

PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Berita Terbaru

Tanggamus

Agus Ciek Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Tanggamus

Sabtu, 13 Jun 2026 - 19:09 WIB

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin