Keutamaan Menjenguk Orang Sakit, Kajian Kitab Subuh di bulan Ramadhan Hari Pertama bersama Ust Pairozi

- Editor

Minggu, 2 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat, Kabarindonesia.co

Banyak faktor yang membuat masyarakat antusias mengikuti kajian subuh di bulan Ramadhan. Pertama, suasana bulan suci ini mendorong umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ramadhan dianggap sebagai waktu terbaik untuk meningkatkan ilmu agama dan memperbaiki ibadah.

Kedua, kajian subuh sering kali diisi oleh ulama atau penceramah yang membahas tema-tema penting seperti keutamaan puasa, amalan yang mendatangkan pahala besar, hingga motivasi untuk memperbaiki diri. Materi-materi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah yang ingin mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang Islam.

Masjid Baitus Sidqon Way Mengaku Lampung Barat yang menyelenggarakan kajian Subuh bersama Ust H Pairozi imam Besar masjid tersebut yang juga adalah Ketua Majelis ulama Indonesia (MUI) Lampung Barat pada 1 Ramadhan 1446 H kemaren menghadirkan Kajian Kitab Tanqih Al Qoul BAB 36. Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

“Dalam Islam Hukum menjenguk orang sakit adalah sunnah, tetapi sangat dianjurkan. Menjenguk orang sakit juga merupakan bagian dari kewajiban sosial antar sesama hamba Allah SWT,” ujar Ust Pairozi.

Menjenguk orang sakit mampu memberikan manfaat bagi yang sakit dan bagi si penjenguk, Diantaranya : Dapat memperkuat hubungan silaturahmi, memberikan semangat dan harapan bagi yang sakit, mengurangi beban psikologis bagi orang sakit, menjadi kesempatan untuk beramal, mengingatkan kita untuk bersyukur atas kesehatan yang Allah berikan

Baca Juga :  Atlet Taekwondo Lampung Barat Raih 8 Emas di Kejurnas Taekwondo Gubernur Cup I 2025

Nabi Shollallohu alaihi wasallam bersabda : Barang siapa menjenguk orang sakit yang sholeh maka keluar bersamanya tujuhpuluh malaikat yang beristigfar untuknya, mereka keluar dari rumah si sakit dan masuk ke rumah si penjenguk.

Adapun Tata cara menjenguk orang sakit dijelaskan oleh Nabi Shollallohu alaihi wasallam : “Sebagian dari kesempurnaan menjenguk orang sakit adalah meletakkan tangan diatas wajah atau tangan si sakit dan menanyakan bagaimana kondisinya. dan Kesempurnaan penghormatan diantara kalian adalah berjabat tangan.”

“Adapun Adab menjenguk orang sakit dalam Islam adalah:
Dengan Niat yang tulus, Memilih waktu yang tepat, Berdoa untuk kesembuhannya, Berbicara dengan lemah lembut, Membawa oleh-oleh atau buah kesukaannya, Menjaga kebersihan diri, Menjaga perkataan, Memberikan semangat, Menjadi pendengar yang baik, Mengingatkan untuk bersabar dan berdoa,” tambahnya.

Baca Juga :  Penunjukan Pelaksana Harian Ketua Tanfidziyah PCNU Lampung Barat

Selain itu, juga bisa melakukan hal-hal berikut: Menanyakan keadaan orang yang sakit, Memberi ucapan yang baik dan penuh semangat, Tidak berlama-lama, Menjaga kebersihan dan kesopanan, Jangan membebani orang yang sakit , Mengusap bagian yang sakit, Mencuci tangan sebelum dan sesudah menjenguk, Mengubah ponsel ke mode getar
dan tidak merokok.

” Anda bisa membawa buah-buahan, makanan ringan, atau sesuatu yang disukai oleh orang yang sakit. Buah-buahan segar seperti apel, jeruk, atau anggur merupakan pilihan klasik yang menyehatkan dan mudah dicerna, ” pungkas Ust Pairozi.

Keutamaan menjenguk orang sakit tidak hanya memberikan pahala bagi yang melakukannya, tetapi juga membawa kebahagiaan serta semangat bagi si penderita. Banyak penelitian juga menunjukkan bahwa dukungan sosial dari keluarga dan teman dapat mempercepat proses penyembuhan pasien.

Selain itu, tradisi menjenguk orang sakit juga dapat mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa empati dalam masyarakat. Kunjungan yang penuh perhatian dan doa-doa kebaikan dari orang-orang terdekat diyakini dapat meningkatkan ketahanan mental serta memberikan motivasi bagi pasien untuk sembuh.

(Kristian)

Berita Terkait

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR
Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung
PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang
Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat
SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:37 WIB

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:23 WIB

PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:28 WIB

Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:42 WIB

Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:07 WIB

SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:49 WIB

BAZNAS Lampung Barat Salurkan Bantuan Sembako “Sehat” untuk Anak Stunting di Kelurahan Way Mengaku

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin