Diduga Korban Kekerasan Berupa Pengeroyokan di Dusun Kupang Pekon Tulung Bamban Meninggal Dunia

- Editor

Jumat, 27 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pengeroyokan

Ilustrasi Pengeroyokan

Pesisir Barat – Telah terjadi pengeroyokan dan penganiayaan di Dusun Kupang Pekon Tulung Bamban, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat yang mengakibatkan terdapat korban meninggal dunia pada Jum’at (27/10/2023) pukul Oktober 02.30 WIB.

Dalam peristiwa kekerasan ini menyebabkan korban LPS (19) yang merupakan pelajar asal Dusun Taman Marga, Pekon Penengahan, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat meninggal dunia.

Dugaan Kronologis Kekerasan

Berdasar dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa kekerasan pengeroyokan berawal saat korban dan teman-temannya nongkrong di Pasar Way Batu kemudian berpindah ke Dusun Kupang, Pekon Tulung Bamban, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat untuk menonton orgen tunggal.

Sesampainya di lokasi, teman-teman korban Dk warga Pasar Way Batu Krui, Cdr warga Pasar Ulu krui, Whd warga Pasar Way Batu Krui, dan Rnd warga PAsar Tengah II Krui yang sedang berjoget dihampiri beberapa orang yang tidak dikenal. Kemudian orang tak dikenal itu tiba-tiba datang memukuli kelimanya dan mereka berlari untuk menyelamatkan diri.

Salah seorang dari rombongan yang diduga memukuli korban dan teman-temannya yang diduga berinisial ES. Terduga pelaku lalu mendatangi korban dan saksi JS warga Dusun Bandar Lay, Pekon Karya Penggawa.

Baca Juga :  Sikap Tegas Dinas Perikanan Kabupaten Pesisir Barat Diragukan Akibat Maraknya Penangkapan dan Perdagangan Lobster di Bawah Ukuran

Menurut saksi JS, terduga pelaku lalu bertanya, siapa orang-orang yang bersamanya tersebut (korban dan temannya). Lalu saksi JS menjawab jika mereka adalah temannya yang berasal dari Pugung.

Selanjutnya terduga pelaku memegang tangan serta merangkul JS yang sedang bersama korban. Kemudian JS yang merasa risih meminta bantuan kepada korban. Terjadilah keributan yang menyebabkan terduga langsung memukuli korban.

Korban berusaha melarikan diri tetapi dikejar oleh terduga pelaku. Perkelahian ini kemudian dilerai oleh warga dan diminta untuk membubarkan diri.

Sekitar pukul 02.00 WIB, warga, JS, dan teman-temannya menemukan seseorang tergeletak di pinggir jalan dekat persawahan setempat yang dikenali sebagai korban telah bersimbah darah, mengalami luka berat, dan sudah meninggal dunia.

Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pesisir Selatan lalu korban dibawa ke Rumah Sakit Umum M. Thohir untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Keterangan Polisi

Peratin Tulung Bamban, Edison, mengatakan, peristiwa itu memang benar, namun saat kejadian dirinya tidak berada di lokasi.

Baca Juga :  Wakil Bupati Pesisir Barat Lantik 64 Pejabat, Termasuk 3 Kepala Puskesmas

“Iya benar ada kejadian pengeroyokan atau penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Untuk sementara kami sudah melakukan upaya olah tempat kejadian perkara (TKP),” jelasnya.

Di tempat lain, Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra melalui Kasi Humas Polres setempat, Ipda Kasiyono membenarkan adanya penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut.

Saat ini pihak kepolisian sedang mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi guna mengungkap pelaku tindak pidana tersebut. Sedangkan untuk kronologis kejadian akan didapat setelah pengembangan dan ungkap pelaku.

Terkait hal itu, Polres Pesibar menghimbau kepada masyarakat yang melihat atau mengetahui pelaku agar dapat segera mengonfirmasi ke pihak Polres Pesibar. Juga disampaikan kepada pelaku agar dalam waktu 1×24 jam untuk segera menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saat ini kami masih mendalami perkara ini dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kita juga sudah mengantongi identitas pelaku. Karena itu kita minta pelaku segera menyerahkan diri ke pihak Kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Kasiyono.

Joni Irawan

Berita Terkait

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR
Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung
PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang
Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat
SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Berita ini 483 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:37 WIB

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:23 WIB

PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:28 WIB

Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:42 WIB

Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:07 WIB

SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:49 WIB

BAZNAS Lampung Barat Salurkan Bantuan Sembako “Sehat” untuk Anak Stunting di Kelurahan Way Mengaku

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin