Jambi, kabarindonesia.co
Acara Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan Tanggal 25/06/2024 dengan Tema “Peta Potensi Energi dan Jalan Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan di Propinsi Jambi”, salah satu pembicara (key note speker) adalah Kepala Dinas ESDM Propinsi Jambi Tandry Abdi Negara, S.Tp., M.Si, dan Soni Pratomo, S.T,. M. T,. Dari BAPPEDA Propinsi Jambi, Kepala Sub Bidang Sumber Daya Air.
Dibuka oleh Dekan Saint dan Technology Universitas Islam Negri Sulthan Thana Syaifuddin Jambi (UIN STS Jambi) Arfan Aziz, S. Th. I,. M. Soc,. Ph. D., “Dengan Diadakan nya Focus Group Discussion ini kita berharap ada sesuatu yang akan menjadi Fokus diskusi kita ada Energi Altermatif dan berdampak bagi masyarakat secara luas, dan Kami bersama Lembaga Tiga Beradik (LTB) yang Direkturnya adalah salah satu Alumni UIN berharap dapat ambil bagian di program Energi Berkelanjutan ini”. Ujarnya mengawali dan sekaligus membuka FGD.
Deri Sopiyan Mewakili LTB mengatakan, “Kita ingin ada upaya serius dari pemerintah untuk mengembangkan Energi yang Berkelanjutan dan Mengusung Energi Terbarukan yang merata dan dinikmati oleh semua lapisan Masyarakat hingga ke pedalaman”.
Dalam Paparannya Kadis ESDM memaparkan sejarah singkat tentang Revolusi industri di Prancis yang menjadi awal dan cikal bakal perkembangan industri Dunia.
Selanjutnya dia juga menyampaikan “Bahwa kita pemerintah sedang mengembangkan dengan serius pembangunan dan mengelolaan sumber- sumber energi yang bisa di nikmati oleh seluruh Masyarakat baik didesa maupun perkotaan secara luas dan merata”.
Komitmen Indonesia dalam UU No.16 Tahun 2016, sebelumnya ada UU No.30 Tahun 2004 tentang Energi dan beberapa Perpres dan Peraturan Pemerinta terkait Rencana Umum Energi Nasional.
Jambi, Melalui Perda No.13 tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah Tahun 2019-2024, namum perda tersebut harus direvisi karena ada perubahan yang berarti untuk perkembangan 50 Tahun kedepan sehingga ada beberapa hal yang menuntut demi keberlangsungan Energi kita.
Sementara Soni Pratomo dari BAPPEDA menekankan adanya ketersedian sumberdaya baik manusia dan anggaran serta Bantuan para pihak dalam mewujudkan rencana besar kita, “Semoga dalam pengelolaannya tidak ada banyak hambatan dan ketersediaan Sumber Daya dan Sumber Dana yang cukup bagi kita untuk melaksanakan apa yang kita semua inginkan, adanya pengelolaan Energi yang berkelanjutan bagi Propinsi Jambi”. Ujar Soni Protomo dari BAPPEDA.
FGD di hadiri juga oleh Walhi Jambi, Eko dan dari Perwakilan Unja, dan beberapa Dosen dan FGD berlangsung dengan santai dan suasana kekeluargaan sangat terasa di dalam ruangan yang di hadiri kurang lebih 25 orang peserta.
SA79






