Aktivis Perempuan Bicara: Keputusan Baleg DPR RI, Abaikan Putusan MK dan Menyelundupkan Amanat Kepentingan Keluarga

- Editor

Kamis, 22 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Jambi, kabarindonesia.co,

Badan Legislasi (Baleg) DPR menggelar rapat pleno pengambilan keputusan terhadap revisi Undang-undang Pilkada atau RUU Pilkada pada Rabu (21/8/2024) pukul 15.00 WIB, Rencana itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Baleg Achmad Baidowi atau Awiek sebelum menutup rapat panitia kerja (panja) Baleg DPR.

Beliau mengatakan “Sebelum kami tutup rapat panja dan sesuai dengan perkembangan hasil rapat, kiranya pengambilan keputusan atas pembicaraan tingkat 1 atas hasil pembahasan RUU tentang Pilkada dalam rapat kerja Baleg dapat dijadwalkan hari ini 21 Agustus 2024 pukul 15.00 WIB,” ucap Wakil Ketua Baleg Awiek dalam rapat tersebut.

Rapat pleno pengambilan keputusan ini dilaksanakan dengan tergesa-gesa, meski Baleg baru saja rapat membahas RUU Pilkada pada Rabu pagi lewat rapat kerja bersama pemerintah dan DPD, pada pukul 10.11 WIB pagi tadi.

Namun dalam rapat itu, Baleg berupaya mengakali Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024, yang melonggarkan ambang batas (threshold) pencalonan kepala daerah untuk semua partai politik peserta pemilu.

Baleg mengakalinya dengan membuat pelonggaran threshold itu hanya berlaku buat partai politik yang tak punya kursi DPRD, jelas hal ini diperuntukkan pada golongan tertentu.

Ketentuan itu menjadi ayat tambahan pada Pasal 40 revisi UU Pilkada yang dibahas oleh panja dalam kurun hanya sekitar 3 jam rapat, sementara itu, Pasal 40 ayat (1) UU Pilkada yang mengatur threshold 20 persen kursi DPRD atau 25 persen suara sah pileg tetap diberlakukan bagi partai-partai politik yang memiliki kursi parlemen. “Disetujui Panja 21 Agustus 2024 Usulan DPR pukul 12.00 WIB,” yang tertulis dalam draf revisi tersebut.

Baca Juga :  Atlet Hapkido Pesisir Barat Raih Perunggu Dalam POBN

Padahal, justru pasal itu lah yang dibatalkan MK dalam putusannya kemarin, tidak ada perlawanan berarti dari para anggota panja untuk membela putusan MK yang sebetulnya berlaku final dan mengikat.

“Saya menyebut ini adalah bentuk perselingkuhan yang dilakukan oleh eksekutif dan legislatif di Senayan, mereka melakukan upaya inkonstitusional untuk melancarkan kepentingan pribadi dan golongan, bahkan untuk kepentingan keluarga!” Ujar Risma kepada kabarindonesia.co

“Apa urgensinya pelonggaran threshold itu, yang hanya berlaku buat partai politik yang tak punya kursi di DPRD, tentusaja kita tau siapa yang tidak punya korsi ini, dan apa maksud dan tujuannya” ujarnya menambahkan.

Pemerintah dan wakil rakyat kita hari ini harus segera ditempeleng, karna setan dan nafsu untuk berkuasa telah merasuki jiwa dan fikiran mereka, tak ubahnya dengan wakil rakyat di Senayan, malah menjadi penjilat penguasa dan seonggok daging dalam satu keluarga, anggota DPR itu dipilih oleh rakyat, atau disebut juga dengan istilah Watch Dog “Anjing Penjaga” siapa tuan nya? Ya masyarakat yang mengamanatkan kepentingan politik dan kepentingan kelompok kepada mereka.

Baca Juga :  Gratis! Dokkes Polres Tulang Bawang Bagikan Bubuk Abate Untuk Cegah DBD

Namun yang terjadi hari ini, Anjing Penjaga ini mengganggi tuan nya yaitu masyarakat Indonesia, dan mereka malah menjadi Anjing Penjaga untuk kekuasaan, ini adalah penghianat terhadap rakyat Indonesia.

Saya melihat bahwa kesewenangan yang telah mereka lakukan dalam waktu yang panjang ini, telah menimbulkan kemarahan publik yang luar biasa, berdasarkan akal dan hati yang waras, saya mengajak kawan-kawan mahasiswa, aktivis, buruh, petani dan masyarakat sipil, untuk menyadarkan Anjing Penjaga yang kita tugaskan untuk kembali ke jalan yang benar, dengan cara melakukan demonstrasi dan protes melalui sarana apapun, baik tulisan karya dan lainnya.

Terutama salam hormat saya kepada rekan mahasiswa intelektual dan masyarakat di Jambi, ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap bangsa dan negara, saat kita mampu menyerap dan memahami persoalan di tingkat nasional, maka kita juga akan peka dengan persoalan di daerah kita sendiri, merdeka.!!

Risma Pasaribu adalah aktivis perempuan dan Masih menempuh Pendidikan sebagai Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi

SA79

Berita Terkait

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR
Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung
PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang
Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat
SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:37 WIB

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:23 WIB

PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:28 WIB

Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:42 WIB

Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:07 WIB

SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:49 WIB

BAZNAS Lampung Barat Salurkan Bantuan Sembako “Sehat” untuk Anak Stunting di Kelurahan Way Mengaku

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin