Jambi, kabarindonesia.co
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai sub sistem pendidikan nasional yang bertanggungjawab dalam penyiapan SDM tingkat menengah yang handal, berorientasi kepada kebutuhan pasar harus mampu mengembangkan inovasi untuk mempengaruhi perubahan kebutuhan pasar sehingga dapat mewujudkan kepuasan pencari kerja.
Propinsi Jambi, memiliki 183 SMK, yang terdiri dari 106 Negeri dan 77 SMK swasta, yang semuanya diharapkan mampu menluluskan siswa yang siap memasuki dunia kerja dan memiliki skill yang handal.
Kepala Disdik Jambi, Melalui Kasi Kurikulum dan Penilain SMK, HARMONIS, S.Pd.I.,MM Menjelaskan bahwa pada tanggal 6 Mei 2024 akan diumumkan kelulusan siswa-siswi SMK secara nasional dan mekanisme pengumumannya akan diatur oleh satuan pendidikan masing-masing, begitu juga di Propinsi Jambi. Ada 15.050 Siswa/i SMK yang dinyakan lulus tahun 2024 ini, dan 121 siswa/i dinyatakan tidak lulus. Ujarnya kepada reporter kabarindonesia.co.
Ditambahkan Harmonis, “ Kelulusan siswa-siswi SMK ini ditetapkan melaui hasil Rapat Majelis Guru di Satuan Pendidikan masing-masing, dimana siswa/i tersebut telah melalui proses atau tahapan-tahapan selama 3 tahun, mulai dari Ujian Sumatif Tengah Semester, Ujian Sumatif akhir dan Uji Kompetensi Keahlian, kemudian untuk siswa yang dinyatakan tidak lulus tersebut disebabkan oleh siswa/i yang bersangkutan tidak mampu menyelesaikan tahapan2 yang ada dengan kata lain keluar atau mengundurkan diri dari sekolah. Pihak sekolah telah berupaya agar siswa/i tersebut mampu menyelesaikan semua tahapan2 yang telah ditetapkan” Ujar Harmonis,
Sultan






