JEB Adakan Dialog Publik Peta Jalan Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan

- Editor

Minggu, 27 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, kabrindonesia.co

Dihadiri kurang lebih 50 peserta dari berbagai kalangan seperti perwakilan Masyarakat terdampak dari Sarolangun dan Muaro Jambi, Mahasiswa dari perguruan tinggi besar di Jambi, beberapa NGO’s (Non Government Organisation) dari Propinsi Jambi, seperti WWF, KPA Jambi, Walhi Jambi, PH, AHI, LTB, Forest Guardia, Peachcaffe, PKJ, GSM, ada juga Rambu house dan Rumah Manopo dari Muaro Jambi.

Diskusi Publik yang diselanggarakan oleh Jaringan Energi Berkeadilan (JEB) adalah jaringan yang terbentuk dari Advokasi beberapa NGO (Lembaga Tiga Beradik, Perkumpulan Hijau, Walhi Jambi) yang merasa perlu ada satu wadah yang akan menyuarakan pentingnya menjadi penyeimbang terhadapan kebijakan Nasional tentang Adanya transisi energi di jambi khususnya, dengan tema dialog public “Jalan Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan di Provinsi Jambi”.

Rumah Mendapo, Muaro Jambi menyampaikan isu terkini dari stockpile yang ada di Muaro Jambi. ”Sampai saat ini perjuangan masih di lakukan melawan stokpile yang ada di cagar budaya cadi muaro jambi walaupun masih terseok – seok” ujar Mukhatar Hadi atau akrab di sapa Borju dalam paparannya

Ada juga Dedi Chandra yang dari Desa samara, pauh Sarolangun, PLTU di desa Semaran beroperasi tahun 2012, dampaknya sangat mengangu aktivitas masyarakat, limbah debu, limbah perusahaan ada gerakan individu yang tidak berdampak besar ke Perusahaan akhirnya pembentukan organisasi rakyat ”Komunitas Semaran Bersatu” Bersama LTB, dan mengadvokasi terkait Hak-hak masyarakat untuk mendapatkan keadilan dan lingkungan yang sehat”. Ujarnya.

Baca Juga :  Kata Mahasiswi Ketika Melihat Baliho Ustadz Toriq: ”Imut, Religius dan Adem"

”Sulit keluar melawan PLTU jika hanya dilakukan oleh beberapa orang di desa samaran, Mediasi pernah dilakukan antara masyarakat dengan PLTU dan masyarakat tidak di libatkan, kabarnya akan di tutup 2030, tapi saat ini di lapangan Rencana PLTU akan membangun 1 Boiler lagi” tambahnya.

Firman perwakilan dari JEB mengatakan, ”Korban tidak hanya di Semaran melainkan juga di daerah Koto Boyo yang sampai menghilangkan nyawa, ada tawaran Konsep swasembada energi pemerintah, dengan meningkatkan pasokan energi listrik di indonesia, tapi kita tidak tahu sampai dimana implementasinya”

”Jambi dengan bentang alam yang beragam memiliki potensi energi baik yang besar, beberapa energi yang bersumber dari air yang masih di manfaatkan masyarakat dan di kelola dengan baik masih luput dari perhatihan pemerintah. Dalam upaya transisi energi dari energi fosil ke energi yang adil masyarakat keterbatasan pembiayaan dalam pembagunan sumber energi. Hal diperlukan kebijakan dan strategi yang mendukung dari pemerintah daerah”. Ujar Deri yang mewakili LTB.

”Selain Gerakan penguatan komunitas juga perlu dilakukan penguatan di sisi advokasi kebijakan, Pertumbuhan penduduk kota yang berasal dari kalangan menengah, Perlu penyadaran publik terkait pengunaan energi, Masih perlu melakukan kajian, studi, dan disksui terkait energi berkeadilan di Jambi, JEB membuka ruang untuk kerja-kerja kolaborasi” sambungnya.

Baca Juga :  DPD AWPI DKI Jakarta Gelar Musdalub Ke- I Bertajuk Melalui Pers Kita Kawal Tansisi Kepemimpinan Nasional dan Keutuhan Bangsa

Acara dimulai pukul 20.20 WIB malam itu berakhir hingga pukul 22.30 WIB, terlihat peserta cukup aktif dan interaktif bertanya dan memaparkan hal harus JEB lakukan agar ini jadi gerakan yang hanya habis saat dialog publik selesai, tapi harus konsisten dan terus melakukan penyadaran di tingkat rakyat kalau perlu sampai ke Nasional.

Pertanyaan demi pertanyaan di lontarkan oleh peserta dialog publik, ada Dirga, Nando dari Mahasiswa, Muhammad Rizki, dan Roy Benjamin masing-masing peserta dialog antusias dan memberikan beberapa catatan bagi JEB bagaimana agar JEB adalah salah stu Jaringan yang sudah banyak banyak ada namun kemudian menghilang. Hal ini pun di tanggapi oleh firman perwakilan dari JEB, eksistensi JEB ini tergantung penerimaan kawan-kawan semua, karena perjuangan ini harus dilakukan bersama-sama.

Dialog publik ini di ramaikan juga dengan penampilan Puisi dari Borju dan beberapa peserta, dan lagu-lagu yang bertajuk alam dan kritik sosial oleh Ismet raja tengan malam saat pembukaan dan akhir dialog publik. Update akan dilakukan oleh JEB ke peserta dialog yang hadir malam itu dan harapannya akan jadi gerakan massif dan kampanye yang tepat sasaran dan sekaligus ada penguatan di tingkan sipil society aga jadi gerakan yang saling terhubung dan bersatu.

SA79

Berita Terkait

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR
Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung
PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang
Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat
SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:37 WIB

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:23 WIB

PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:28 WIB

Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:42 WIB

Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:07 WIB

SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:49 WIB

BAZNAS Lampung Barat Salurkan Bantuan Sembako “Sehat” untuk Anak Stunting di Kelurahan Way Mengaku

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin