Kabupaten Malang Ubah Dana Desa Jadi Kekuatan Ekonomi

- Editor

Senin, 7 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  1. Jakarta, kabarindonesia.co

Selama satu dekade terakhir, Kabupaten Malang menjadi salah satu contoh sukses pengelolaan dana desa menjadi kekuatan ekonomi bagi masyarakat lokal. Salah satu pencapaian terbesar adalah menjadikan kabupaten terluas kedua di Jawa Timur ini sebagai pilot project Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang terintegrasi dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, menyampaikan inovasi penting ini dimulai dari transformasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri menjadi Bumdes. Sejak disahkannya Undang-Undang Desa pada 2014, Kabupaten Malang telah menerima lebih dari Rp3,4 triliun dana desa dalam 10 tahun terakhir​ untuk berbagai program pembangunan, termasuk pembentukan Bumdes dan LKM.

“Kami membangun LKM sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat Bumdes, sehingga mereka mampu memberikan layanan keuangan yang terorganisir dan sesuai dengan regulasi. Dengan adanya LKM, Bumdes mampu menyediakan pinjaman mikro yang aman dan legal bagi masyarakat, serta membantu pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang mengangkat tema ‘Satu Dekade Membangun Indonesia hingga Pelosok’, Senin (7/10).

Baca Juga :  Warga Pekon Kampung Jawa, Pesisir Barat Keluhkan Kurangnya Isi LPG 3 Kg

Dengan hadirnya LKM ini, masyarakat di desa dapat mengakses layanan keuangan dengan lebih mudah, tanpa harus bergantung pada bank konvensional yang jaraknya jauh dari wilayah mereka. Ia menegaskan, salah satu tujuan utama pendirian LKM adalah memperkuat ekonomi masyarakat di desa. Melalui LKM, masyarakat dapat mengakses pinjaman mikro dengan bunga rendah, yang dapat digunakan untuk modal usaha.

Menurutnya, hal ini sangat penting, terutama bagi warga yang bergerak di sektor pertanian, peternakan, dan UMKM. Melalui pengelolaan dana desa yang terintegrasi dengan LKM memberikan fleksibilitas dan keamanan yang lebih besar bagi masyarakat dalam mengelola usaha mereka​.

“LKM menjadi solusi bagi masyarakat desa yang sebelumnya kesulitan mengakses permodalan. Sekarang, mereka bisa mendapatkan pinjaman untuk mengembangkan usaha tanpa harus khawatir dengan risiko finansial yang besar. Ini benar-benar memberdayakan ekonomi desa secara mandiri,” jelasnya.

Keberhasilan LKM juga terlihat dari pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Masyarakat bisa langsung memantau perkembangan keuangan melalui sistem yang sudah terintegrasi dengan aplikasi Cash Management System (CMS). Hal ini memastikan bahwa setiap transaksi keuangan terpantau dengan baik, dan tidak ada penyalahgunaan dana desa​.

Baca Juga :  MoU Dengan Kejari Tubaba. M. Firsada Sampaikan Empat Poin Penanganan dan Pemberantasan Korupsi

Dengan adanya LKM, pengelolaan dana desa menjadi lebih efektif dan efisien, serta mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat. Nurman pun menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, desa, dan Bumdes dalam mengelola dana ini.

“Sinergi yang kuat antara berbagai pihak menjadi kunci kesuksesan kami. Pemerintah desa sekarang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana dana tersebut bisa berputar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya​.

Dengan hasil nyata dari pengelolaan dana desa melalui LKM, Kabupaten Malang berhasil menunjukkan bagaimana inovasi keuangan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Transformasi ini tidak hanya membuat desa-desa di Malang lebih mandiri secara finansial, tetapi juga menciptakan model pengelolaan dana desa yang berkelanjutan dan inspiratif bagi daerah lain.

SA79

Berita Terkait

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR
Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung
PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang
Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat
SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:37 WIB

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:23 WIB

PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:28 WIB

Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:42 WIB

Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:07 WIB

SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:49 WIB

BAZNAS Lampung Barat Salurkan Bantuan Sembako “Sehat” untuk Anak Stunting di Kelurahan Way Mengaku

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin