Muaro Bulian, kabarindonesia.co
Usai di kumandangkan seraya menyuarakan, seni gorong royong sosial budaya & lingkungan , BTH (Back To Home) membentuk karakteristik daerah yg di singgahnya bak bunglon yg beradaptasi tapi tidak kehilangan jati diri.
Kegiatan di jalankan selama 2 hari di space Tempat tujuan cafe, vibes yg mendukung Back to Home itu sendiri di isi berbagai konten yaitu Pameran masa lampau dari Bataghari heritage di aktifasi oleh Uci sebagai pemandu jalannya pameran tersebut, yang di mana uniknya pameran tersebut menyelimuti kesedihannya sendiri dari kemewahan perusahaan perminyakan yg selalu di agungkan justru meninggalkan bekas bagi masyarakat bajubang itu sendiri.
Di samping itu kegiatan ini juga melayangkan doa bersama kepada sahabat/teman dekat salah satu musisi Muaro bulian yg telah tiada Herman Free self akibat riuh jalanan sepanjang batang hari (Muaro Bulian) di tabrak truk batu bara.
Di malam pertama di hadiri juga oleh teman kab.lainya yg tergabung dalam BTH (BACK TO HOME) BATANGHARI 9 kab 2 kota se Provinsi Jambi,
sebagai bentuk dedikasi 2 seniman mengaktivasi kegiatan di malam itu santo dengan tangan dinginnya merespon tragedi tabrak si barang haram hilangnya nyawa salah satu seniman Muaro Bulian.
Seniman ismet raja tengah malam dengan senandung lantunan amarah melalui balada folk tengah malamnya menjadikan malam di kegiatan itu menjadi lebih hangat pada ingatan itu tergambarkan dgn jelas untuk teman-teman muaro bulian agar tidak tinggal diam dari kesenjangan yang terjadi di kota nya saat ini.
Di hari ke dua sebagai bentuk kewarasan untuk merawat generasi para siswa/siswi TK sampai SMA sederajat pun tidak ketinggalan membersamai pameran arkeologi “masa lampau”.
Sebagai bentuk edukasi generasi bukan untuk di tinggalkan dan di abaikan dan malamnya mengirim doa untuk sahabat kita Herman free self bersama seluruh musisi Batanghari, doa yg di tulis bersama di bacakan dengan makna yang hangat menjadikan tanda BTH (BACK TO HOME) BATANGHARI gelarannya di tutup untuk jilid II Muaro Bulian, tempat tujuan sebagai penerus estapet Kabupaten Sarolangun akhir Mei, dan Kabupaten Sungai Penuh akhir Juni 2024.
Berbagi akhiran untuk renungan kita semua khalayak manusia yg mencintai manusianya, tetap untuk terus berbagi api & cinta, karna kebaikan akan bertemu dgn kebaikan, ujar Dodi salah seorang peserta dari Sarolangun.
Sultan






