Pasca Viral, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 1 Negri Ngarip Diperkuat Fakta Kondisi Sekolah yang Memburuk

- Editor

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus, Kabarindonesia.co

Sorotan publik yang mengemuka usai kasus dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN 1 Negeri Ngarip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, menyebar luas, membuka fakta kontras yang makin memperkuat indikasi ketidakberesan pengelolaan keuangan, Jumat (17/4/2026).

 

Tokoh adat setempat menyatakan bahwa kondisi fisik sekolah justru mengalami kemunduran signifikan, padahal aliran dana operasional terus mengalir selama masa kepemimpinan kepala sekolah inisial JTN yang sekarang menjabat.

 

DP, tokoh adat yang telah lama mengikuti perkembangan lembaga pendidikan di wilayah tersebut, menyatakan bahwa kondisi sekolah jauh lebih terawat dan layak pada masa kepemimpinan kepala sekolah sebelumnya.

 

“Di masa kepala sekolah sebelumnya, bagian plafon tidak pernah ada yang jebol atau bergantung seperti sekarang. Fasilitas MCK pun berfungsi dengan baik dan sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu. Namun, semua itu berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir,” tegas DP.

 

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ORMAS PEKAT-IB Tanggamus, ditemukan bukti awal yang mengarah pada dugaan manipulasi dan pemotongan dana BOS dalam kurun waktu 2022 hingga 2025.

Baca Juga :  KPU Tanggamus Adakan Workshop Peran Media Massa Pada Pemilu 2024

 

Nilai yang diduga hilang atau tidak dipergunakan sesuai ketentuan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Atas dasar temuan tersebut, lembaga hukum ini memastikan akan segera membawa kasus ini ke jalur hukum guna mendapatkan kejelasan.

 

Fakta yang makin mencurigakan muncul belakangan ini, tepatnya setelah kasus ini menjadi perbincangan publik. Menurut pengamatan pihak pelapor, upaya perbaikan fasilitas baru dilakukan ketika isu ini mulai menyebar, bukan saat anggaran dialokasikan.

 

“Baru setelah berita ini mencuat dan mendapat perhatian luas, pihak sekolah mulai bergerak melakukan pembenahan. Salah satu yang terlihat adalah perbaikan saluran air yang selama ini bermasalah dan tidak ditangani, padahal anggaran sudah tersedia,” ungkap inisial HW sebagai perwakilan pelapor.

 

Sebagai dasar aduan, pihak pelapor merinci rincian anggaran yang dialokasikan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana selama empat tahun terakhir. Nilai anggaran tersebut dinilai tidak berbanding lurus dengan kondisi riil bangunan dan fasilitas yang ada di lapangan:

  • Tahun 2022: Rp 6.000.000 + Rp 5.400.000 + Rp 2.000.000
  • Tahun 2023: Rp 3.094.000 + Rp 4.200.000
  • Tahun 2024: Rp 6.283.000 + Rp 6.367.000
  • Tahun 2025: Rp 8.533.000 + Rp 7.840.000
Baca Juga :  Konser Spektakuler "Riang 2 Gembira", Disaksikan Ribuan Warga Tanggamus

 

Selain pos pemeliharaan, masih terdapat dugaan ketidakberesan pada pos-pos anggaran lain yang belum terungkap sepenuhnya, meliputi pengembangan perpustakaan, pengadaan barang dan jasa, serta penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan atau klarifikasi resmi dari pihak sekolah maupun instansi pembina terkait.

 

Pihak pelapor mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan mendalam dan audit menyeluruh guna melacak aliran dana serta memastikan pertanggungjawaban pihak yang diduga terlibat, agar hak anak-anak atas pendidikan dan fasilitas yang layak dapat dipenuhi sebagaimana mestinya.

 

(DEDI)

 

Berita Terkait

Banjar Agung Salurkan BLT Dana Desa 2025 kepada 8 Keluarga Penerima Manfaat
Sidak Hari Kedua Tahun Ajaran Baru, Parosil Beri Motivasi Siswa dan Guru
TIM SMART ROBOTIK MAN 1 LAMPUNG BARAT RAIH MEDALI EMAS DI AJANG NASIONAL INDONESIA YOUTH ROBOT COMPETITION 2025
Tim Smart Robotik MAN 1 Lampung Barat Siap Berlaga di Indonesia Youth Robot Competition 2025
Pemerintah Pekon Penanggungan Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong
Pemkab Tanggamus Mengapresiasi Langkah Kepala Pekon Banjar Agung Terkait Pemasalahan Drainase Di Sepanjang Jalan Lintas Barat Tanggamus
Korda BEM PTNU Gagalkan Silatwil BEM PTNU Se-Sumatera di Batanghari, Sekjend BEM PTNU Undur Diri
Pondok Pesantren Irsyadul Ibad Siap Menjadi Tuan Rumah dalam Agenda SILATWIL BEM PTNU Se-Sumatera
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:52 WIB

Pasca Viral, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 1 Negri Ngarip Diperkuat Fakta Kondisi Sekolah yang Memburuk

Senin, 17 November 2025 - 20:03 WIB

Banjar Agung Salurkan BLT Dana Desa 2025 kepada 8 Keluarga Penerima Manfaat

Selasa, 15 Juli 2025 - 21:55 WIB

Sidak Hari Kedua Tahun Ajaran Baru, Parosil Beri Motivasi Siswa dan Guru

Minggu, 18 Mei 2025 - 21:01 WIB

TIM SMART ROBOTIK MAN 1 LAMPUNG BARAT RAIH MEDALI EMAS DI AJANG NASIONAL INDONESIA YOUTH ROBOT COMPETITION 2025

Minggu, 18 Mei 2025 - 13:23 WIB

Tim Smart Robotik MAN 1 Lampung Barat Siap Berlaga di Indonesia Youth Robot Competition 2025

Minggu, 4 Mei 2025 - 18:49 WIB

Pemerintah Pekon Penanggungan Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong

Jumat, 2 Mei 2025 - 20:09 WIB

Pemkab Tanggamus Mengapresiasi Langkah Kepala Pekon Banjar Agung Terkait Pemasalahan Drainase Di Sepanjang Jalan Lintas Barat Tanggamus

Rabu, 5 Februari 2025 - 11:02 WIB

Korda BEM PTNU Gagalkan Silatwil BEM PTNU Se-Sumatera di Batanghari, Sekjend BEM PTNU Undur Diri

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin