Lima Finalis Adu Bakat di Ajang “Marga Liwa Berpuisi II”

- Editor

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat, Kabarindonesia.co

Setelah melalui tahap pengumpulan video dan penilaian seleksi, sebanyak lima finalis berhasil melaju ke babak final ajang Marga Liwa Berpuisi II. Final digelar di Kafe Amor, Sukamenanti, Kelurahan Pasar Liwa, Rabu (10/9), dengan menghadirkan tiga dewan juri, yaitu Duta Suhanda (Pembina Tim GLD Kabupaten Lampung Barat, Jurnalis), Endah Lestari, S.S (Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 2 Liwa), dan Yustina Maria, S.Pd (Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Liwa).

Lomba baca puisi berbahasa Lampung karya Suntan Pangeran Indrapati Cakranegara VII (almarhum Muhammad Harya Ramdhoni, Ph.D) ini merupakan agenda rutin yang diinisiasi oleh Sai Batin Marga Liwa. Tahun ini, lomba diikuti oleh 49 peserta didik tingkat SD/sederajat se-Kabupaten Lampung Barat.

“Ini adalah gelaran kedua setelah tahun 2024 sukses kita laksanakan. InshaAllah tahun depan bisa kembali digelar. Tujuan kita adalah mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat,” ujar Ilma Halida, mewakili panitia penyelenggara.

Ilma juga menambahkan, Marga Liwa Berpuisi merupakan bentuk nyata komitmen Sai Batin Marga Liwa melalui Cakra Semilau Alliwa sebagai penggerak pelestarian adat istiadat, seni, dan budaya di Lampung Barat.

Baca Juga :  Ketua PKK Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Program P2L 2025

Sementara itu, salah satu dewan juri, Duta Suhanda, mengungkapkan bahwa aspek penilaian lomba baca puisi berbahasa Lampung ini mencakup empat hal utama:

1. Penafsiran / Pemahaman Isi Puisi
Menilai sejauh mana peserta memahami makna, pesan, serta suasana puisi. Pembacaan harus sesuai dengan isi atau tema puisi.
Contoh: Jika puisi berisi kritik sosial, cara baca harus tegas dan bersemangat, bukan datar atau melankolis.

2. Penghayatan
Mengukur kedalaman emosi, keaslian ekspresi, serta kesungguhan peserta dalam membawakan puisi.
Contoh: Membaca bait tentang penderitaan dengan ekspresi larut dalam kesedihan, bukan sekadar melafalkan kata.

3. Vokal / Artikulasi / Tempo
Menilai kejelasan suara, ketepatan pengucapan bahasa Lampung, serta pengaturan tempo agar sesuai dengan suasana puisi.
Contoh: Bagian klimaks bisa dibacakan dengan vokal lebih kuat dan tempo cepat, sementara bagian hening dilambatkan untuk memberi kesan mendalam.

Baca Juga :  Diduga Selingkuh Seorang Anggota Dewan Dapil 2 Lampung Barat Digerebek Warga

4. Penampilan Keseluruhan
Mencakup sikap, gesture, ekspresi wajah, serta keserasian penampilan dengan isi puisi.
Contoh: Membaca puisi perjuangan dengan ekspresi semangat, tangan mengepal, wajah serius; bukan tersenyum datar.
Adapun para pemenang Marga Liwa Berpuisi II adalah sebagai berikut:

Juara 1 : Anindyara Brilliant Muslim (SDIT Smart Qurani)

Juara 2 : Alziansyah Raihan Ghabiza (MIN 2 Lampung Barat)

Juara 3 : Azzahra Maulida (SDIT Smart Qurani)

Harapan 1 : Berryl Miladya Safira (SDN 3 Way Mengaku)

Harapan 2 : Nada Aqila (SDN 2 Kembahang)

Ajang ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena menjadi ruang ekspresi sekaligus sarana pelestarian bahasa dan budaya Lampung sejak usia dini.

” Selamat kepada para pemenang dan harapannya puisi-puisi tersebut bisa dapat diterbitkan dalam sebuah buku.
” karya- karya puisi dalam lomba Marga Liwa Berpuisi Menunjukkan bahwa masyarakat Liwa memiliki sejarah panjang sejak zaman nenek moyang. Sekala Brak disebut sebagai tanah leluhur, tempat awal mula peradaban dan kebudayaan Lampung., ” pungkas duta suhanda.

(Agusani)

Berita Terkait

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati
PMR SMAN 1 Sumber Jaya dan SMKN 1 Way Tenong Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor
PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR
Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung
PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang
Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat
SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:37 WIB

PMI Lampung Barat Siagakan 20 Personel dan Ambulans untuk Operasi Lilin Krakatau 2025 Empat Pos Strategis Disiapkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:35 WIB

Wabup Mad Hasnurin: Tutup Batu Harus Hati-hati, Jangan Sampai Balak Enamnya Mati

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:05 WIB

PMR SMAN SEKINCAU GELAR AKSI KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:28 WIB

Nukman Optimis Panorama Negeri di Atas Awan Akan Mampu Hipnotis Gubernur Lampung

Senin, 8 Desember 2025 - 08:12 WIB

PMR Kecamatan Kebun Tebu Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Medan, dan Padang

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:42 WIB

Doa Ketua MUI Menggema di Pembinaan ASN Kemenag Lampung Barat

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:07 WIB

SPPG MBG Pasar Liwa Resmi Dibuka, Fokus pada Gizi Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:49 WIB

BAZNAS Lampung Barat Salurkan Bantuan Sembako “Sehat” untuk Anak Stunting di Kelurahan Way Mengaku

Berita Terbaru

Maaf !!! Tidak Dapat Disalin