Lampung Barat, Kabarindonesia.co
Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Barat bersama tim verifikasi melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan ke sejumlah sekolah yang telah diajukan sebagai calon Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten tahun 2025 (21/05/25).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penilaian Adiwiyata, yang bertujuan untuk memastikan komitmen serta implementasi program berbasis lingkungan hidup di lingkungan sekolah secara langsung. Tim verifikasi melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana pendukung seperti taman sekolah, pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, serta integrasi pendidikan lingkungan dalam kegiatan belajar-mengajar.
Selain itu, verifikasi juga mencakup wawancara dengan pihak sekolah dan pengamatan langsung atas partisipasi siswa, guru, dan warga sekolah lainnya dalam mendukung gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup (PBLHS).
“Program Adiwiyata tidak hanya sekadar penilaian administrasi, tetapi juga mengedepankan praktik nyata di lapangan. Oleh karena itu, verifikasi ini menjadi kunci untuk melihat sejauh mana sekolah menerapkan prinsip ramah lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Ust Hi Pairozi perwakilan tim verifikasi DLH.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Lampung Barat dapat meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan menjadi contoh inspiratif bagi sekolah lainnya.
Sementara itu Sukimin Kepala Bidang Lingkungan hidup pada dinas tersebut menambahkaan bahwa Dalam rangka pemberian penghargaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah tingkat kabupaten Lampung Barat tahun 2025, dinas Lingkungan hidup Kabupaten Lampung Barat per tanggal 9 mei telah menerima 7 usulan calon sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten yaitu SDN 1 Padang Cahya, SDN 1 Hanakau, SDN 1 Sukarame, SDN 3 Way Petai, SDN 2 Gunung Terang, SMPN 3 Sekincau dan MTs Nurul Iman Sekincau.
“Berdasarkan hasil verifikasi pemenuhan dokumen administrasi Adiwiyata , terdapat 6 sekolah di yang memenuhi syarat dan dilanjutkan dengan verifikasi lapangan, ke enam sekolah tersebut yaitu : SDN 1 Padang Cahya, SDN 1 Sukarame, SDN 3 Way Petai, SDN 2 Gunung Terang, SMPN 3 Sekincau dan MTs Nurul Iman Sekincau. Pelaksanaan verifikasi lapangan dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis 21-22 mei 2024 oleh tim penilai Adiwiyata tingkat kabupaten yang terdiri dari unsur dinas lingkungan hidup, dinas pendidikan dan kebudayaan, kemenag Lampung Barat dan unsur media. Dari hasil verifikasi lapangan nanti akan dirapatkan dan putuskan apakah sekolah-sekolah tersebut berhak mendapatkan penghargaan Adiwiyata tingkat kabupaten Lampung Barat Tahun 2025.,” ujar Sukimin.
Verifikasi lapangan merupakan bagian dari tahapan penilaian Adiwiyata, yang bertujuan untuk memastikan komitmen serta implementasi program berbasis lingkungan hidup di lingkungan sekolah secara langsung. Tim verifikasi melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana pendukung seperti taman sekolah, pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, serta integrasi pendidikan lingkungan dalam kegiatan belajar-mengajar.
Selain itu, verifikasi juga mencakup wawancara dengan pihak sekolah dan pengamatan langsung atas partisipasi siswa, guru, dan warga sekolah lainnya dalam mendukung gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup (PBLHS).
“Program Adiwiyata tidak hanya sekadar penilaian administrasi, tetapi juga mengedepankan praktik nyata di lapangan. Oleh karena itu, verifikasi ini menjadi kunci untuk melihat sejauh mana sekolah menerapkan prinsip ramah lingkungan secara berkelanjutan,” ujar perwakilan tim verifikasi DLH.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Lampung Barat dapat meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan menjadi contoh inspiratif bagi sekolah lainnya.
Sementara untuk penilaian Adiwiyata tingkat provinsi Lampung, hari Selasa, 20 mei 2025, pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup telah mengusulkan 8 sekolah yaitu :
- SDN 3 Tugusari
- SDN 1 Sukaraja
- SDN 2 Pampangan
- SMPN 1 sekincau
- SDN 4 Padang Tambak
- SDN 1 Karang Agung
- SMPN 1 Gedung Surian
- SMA 1 Liwa
Penilaian admibistrasi dan verifikasi lapangan untuk Adiwiyata tingkat provinsi Lampung akan dilaksanakan mulai dari tanggal 21 mei s.d 20 Juni 2025.
” Kita berharap 8 sekolah yang di usulkan lolos seleksi administrasi pemenuhan calon sekolah Adiwiyata tingkat provinsi dan dilanjutkan ke tahap verifikasi lapangan dan mendapatkan penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025, ” pungkas Sukimin.
(Haerul Abadi)






